Toy Story 5 Jadi Film Termahal dalam Sejarah Waralaba

Dari US$30 juta pada seri pertama hingga US$250 juta pada seri kelima, tren anggaran produksi dalam franchise Toy Story terus meroket.

Jajaran Film Toy Story Termahal

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Berdasarkan data yang dirilis The Numbers, Toy Story 5 berada di puncak teratas dalam daftar film dengan biaya produksi termahal dari waralaba Toy Story ini, dengan total pengeluaran sebesar US$250 juta.

Film animasi garapan Pixar Animation Studios ini kembali melanjutkan kisah petualangan para mainan ikonik, yaitu Woody, Buzz Lightyear, dan Jessie yang menghadapi tantangan baru untuk bersaing dengan gawai demi merebut perhatian Bonnie, pemilik mereka.

Hanya dalam kurun waktu sembilan hari sejak dirilis perdana pada 17 Juni 2026, Toy Story 5 sukses mencatatkan pendapatan box office global yang fantastis. Hingga 25 Juni 2026, keuntungan dunia dari film animasi ini telah mencapai US$327,5 juta.

Di Indonesia sendiri, total penjualan tiket Toy Story 5 per 24 Juni 2026 telah menembus 929,4 ribu tiket. Pencapaian ini mengantarkannya ke peringkat empat dalam daftar film terlaris di Indonesia menurut Cinepoint, mengungguli popularitas film horor lokal Badut Gendong dan Cerita Lila.

Baca Juga: Mengapa Film Horor Laris di Indonesia?

Sementara itu, posisi kedua dan ketiga dalam daftar film Toy Story yang paling mahal secara bersamaan ditempati oleh Toy Story 4 (2019) dan pendahulunya, Toy Story 3 (2010). Kedua seri ini mencatatkan pengeluaran produksi yang sama, yaitu masing-masing sebanyak $200 juta.

Berikutnya, bangku keempat diisi oleh seri kedua dari waralaba ini, yaitu Toy Story 2 (1999). Produksi sekuel pertama dari kelompok mainan hidup ini mengeluarkan dana sebesar $90 juta.

Toy Story (1995) sebagai seri pertama yang dirilis menjadi film dengan pengeluaran produksi termurah pada franchise ini, dengan dana hanya sebesar $30 juta.

Apakah Toy Story 5 akan Menjadi yang Terakhir?

Penulis sekaligus sutradara Toy Story 5, Andrew Stanton mengungkapkan visi jangka panjangnya untuk franchise Toy Story. Ia berambisi untuk menciptakan trilogi baru yang berfokus pada dinamika tokoh Bonnie, mengulang pola kesuksesan penceritaan kisah orisinal Andy, pemilik mainan sebelumnya di tiga film perdana.

Perjalanan emosional Andy di layar lebar ditutup di Toy Story 3, ketika ia mewariskan koleksi mainannya kepada Bonnie.

“Saya ingin ceritanya tetap mengalir jujur, seperti yang sudah-sudah, dan mengikuti kehidupan anak-anak tersebut. Saya rasa, itulah yang benar-benar membuatnya terasa tuntas dalam sebuah trilogi yang sempurna bagi Andy," terangnya, dilansir dari Dexerto (19/6/2026).

Ia juga berharap kelanjutan film yang direncanakannya melalui potensi proyek Toy Story 6 dapat menerapkan pendekatan serupa demi menyempurnakan kisah Bonnie yang dimulai sejak seri keempat.

"Semoga kami akan melakukan pendekatan yang sama jika ceritanya terus berlanjut untuk Bonnie, serta siapa pun yang akan hadir dalam kehidupan mereka (para mainan) nantinya," imbuhnya.

Baca Juga: Peringkat Film Harry Potter Terbaik 2026, Favoritmu Nomor Berapa?

Sumber:

https://www.the-numbers.com/movies/franchise/Toy-Story

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook