Upah Buruh Indonesia Turun Menjadi Rp3 Juta di Awal Tahun 2024

Rata-rata upah buruh di Indonesia pada Februari 2024 ini mencapai Rp3.040.719 per bulan, naik 4,3% dibandingkan Agustus 2023

Rata-rata Upah Buruh Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia menyebutkan bahwa rata-rata upah buruh di Indonesia pada Februari 2024 ini adalah sebesar Rp3.040.719 per bulan. Adapun jumlah tersebut turun 4,3% dibandingkan periode Agustus 2023 lalu.

Secara khusus, sektor tenaga kerja dengan upah buruh tertinggi dipegang oleh sektor keuangan dan asuransi, dengan upah sebesar Rp5.154.872 per bulan. Sebaliknya, sektor dengan rata-rata upah terendah saat ini dipegang oleh aktivitas jasa lainnya dengan upah sebesar Rp1.744.402 per bulan.

Berikut merupakan rata-rata upah buruh untuk setiap sektor.

  • Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan upah sebesar Rp2.236.045
  • Pertambangan dan Penggalian dengan upah sebesar Rp4.944.886
  • Industri Pengolahan dengan upah sebesar Rp3.026.413
  • Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin dengan upah sebesar Rp4.853.131
  • Treatment Air, Treatment Air Limbah, Treatment dan Pemulihan Material Sampah, dan Aktivitas dengan upah sebesar Rp2.692.899
  • Konstruksi dengan upah sebesar Rp2.945.227
  • Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan upah sebesar Rp2.544.248
  • Transportasi dan Pergudangan dengan upah sebesar Rp3.631.765
  • Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum dengan upah sebesar Rp2.240.980
  • Informasi dan Komunikasi dengan upah sebesar Rp4.736.936
  • Aktivitas Keuangan dan Asuransi dengan upah sebesar Rp5.154.872
  • Real Estat dengan upah sebesar Rp4.313.920
  • Jasa Profesional dan Perusahaan dengan upah sebesar Rp3.725.742
  • Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib dengan upah sebesar Rp3.670.645
  • Pendidikan dengan upah sebesar Rp2.843.321
  • Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial dengan upah sebesar Rp3.350.737
  • Jasa Lainnya dengan upah sebesar Rp1.744.402
Agnes Z. Yonatan
Ditulis oleh Agnes Z. Yonatan

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc