Perselisihan Jadi Penyebab Utama Perceraian Indonesia 2025
Dari 438 ribu kasus perceraian pada 2025, 282 ribu diakibatkan perselisihan dan pertengkaran
22 Maret 2026
Dari 438 ribu kasus perceraian pada 2025, 282 ribu diakibatkan perselisihan dan pertengkaran
Perceraian akibat faktor ekonomi mencapai 100.198 kasus pada 2024. Menduduki posisi kedua di atas KDRT, judi, dan mabuk
Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia dengan total di atas 88 ribu kasus
78% responden menganggap perceraian dapat diterima secara moral, sementara 18% menyatakan sebagai tindakan salah sisanya tidak berpendapat
atau masuk dengan akun media sosial