Berdasarkan data Top Brand Award, Maybelline berhasil menempati posisi puncak sebagai brand lip gloss terbaik di Indonesia pada tahun 2026 dengan Top Brand Index (TBI) sebesar 23,4%. Brand asal Negeri Paman Sam ini berada di bawah naungan grup perusahaan kosmetik global L'Oréal.
Make Over duduk di urutan kedua sekaligus sebagai brand pertama dari dalam negeri yang muncul dalam urutan ini, dengan TBI sebesar 13,4%. Merupakan bagian dari PT Paragon Technology and Innovation yang juga menaungi Wardah dan emina, keberhasilan Make Over di posisi ini menunjukkan bahwa brand lip gloss dalam negeri semakin kompetitif.
Selanjutnya, Wardah berada di posisi ketiga dengan TBI 12,6%. Sama seperti Make Over, Wardah juga diproduksi oleh PT Paragon Technology and Innovation dan dikenal sebagai pelopor kosmetik halal di Indonesia.
Baca Juga: Indonesia dan Vietnam Dominasi Pasar Kosmetik ASEAN
Masih dari brand lokal, lip gloss La Tulipe bertengger di peringkat keempat dan meraih TBI sebesar 11,4%. Brand ini diproduksi oleh PT Rembaka, salah satu perusahaan kosmetik lokal yang hadir di pasar Indonesia.
Sementara itu, L'Oréal menjadi pelengkap lima besar dengan TBI 8,5%, diikuti oleh Nivea dengan angka 6,6% yang merupakan bagian dari perusahaan Beiersdorf asal Jerman. Kedua brand ini kian menunjukkan kuatnya pengaruh perusahaan multinasional dalam industri kecantikan Indonesia.
Di posisi berikutnya, Revlon dari Amerika Serikat mencatat TBI sebesar 5,1%, menempati urutan ketujuh dalam pemeringkatan merek lip gloss terbaik di Indonesia pada tahun 2026 ini.
Adapun produk keluaran Swedia, Oriflame berada di posisi kedelapan dengan TBI 3,2%, diikuti oleh Ultima II yang masih berada di bawah naungan grup perusahaan Revlon dengan angka 3,1%.
Terakhir, lip gloss Etude menempati posisi kesepuluh dengan TBI sebesar 2,9%. Brand asal Korea Selatan ini berada di bawah naungan Amorepacific yang dikenal luas dengan produk kecantikan berbasis tren K-beauty.
Meskipun brand global masih mendominasi, merek lokal Indonesia seperti Make Over, Wardah, dan La Tulipe tetap mampu bersaing kuat. Tembus posisi lima besar, hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk kosmetik dalam negeri yang kini semakin berkualitas dan inovatif.
Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan dengan melibatkan 8.500 responden melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur yang dirancang untuk mengukur tiga parameter utama, yaitu merek yang pertama kali terlintas di benak responden (top of mind), merek yang terakhir digunakan (last usage), serta kecenderungan responden untuk kembali menggunakan merek tersebut di masa mendatang (future intention).
Khusus untuk merek yang berhasil memperoleh nilai TBI di atas 10%, produsen berhak menyematkan logo Top Brand pada kemasan produknya yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi konsumen.
Baca Juga: Tren Kecantikan Dorong Lonjakan Notifikasi Kosmetik Indonesia
Sumber:
https://topbrand-award.com/top-brand-index