Produk pelembap wajah masih menjadi tulang punggung pasar skincare di e-commerce Indonesia. Sepanjang Kuartal III 2025, penjualan pelembap wajah di Shopee menunjukkan persaingan yang semakin ketat, baik dari sisi brand global maupun lokal. Data analisa Compas memperlihatkan bahwa konsumen semakin selektif, tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga reputasi merek dan klaim manfaat produk.
Dari sisi peringkat, dinamika pasar terlihat cukup menarik. Posisi empat besar relatif stabil dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara persaingan di papan tengah hingga bawah mengalami pergeseran signifikan. Hal ini menandakan bahwa pasar pelembap wajah masih sangat terbuka bagi brand untuk naik kelas melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.
Compas menyusun data ini dengan menganalisis penjualan pelembap wajah di Shopee selama periode Juli-September 2025. Nilai yang digunakan adalah pangsa pasar dengan cakupan data dari official store dan non-official store yang memenuhi kriteria performa penjualan.
Baca Juga: Tempat Favorit Publik Indonesia Beli Pembersih Wajah Pria Online 2025
Persaingan Ketat Brand Lokal dan Global
Skintific kembali menempati posisi teratas sebagai brand pelembap wajah terlaris di Shopee pada Kuartal III 2025 dengan pangsa penjualan sebesar 8,68%. Konsistensi ini menunjukkan kuatnya daya tarik Skintific di kalangan konsumen, terutama berkat pendekatan formulasi berbasis bahan aktif dan komunikasi manfaat yang jelas.
Di posisi kedua, Glad2Glow membukukan pangsa pasar 7,05%. Brand ini terus memanfaatkan tren kulit glowing yang masih diminati, terutama di segmen konsumen muda yang aktif berbelanja di e-commerce.
La Roche-Posay mempertahankan posisi ketiga dengan market share 4,25%. Meski berada di segmen harga premium, brand ini tetap relevan berkat citra dermatology-based dan kepercayaan tinggi dari konsumen dengan kebutuhan kulit sensitif.
Wardah berada di posisi keempat dengan pangsa penjualan 3,45%. Stabilnya posisi Wardah menegaskan kekuatan brand lokal yang mampu menjangkau pasar luas dengan kombinasi harga terjangkau dan inovasi produk berkelanjutan.
Labore mencatat kenaikan peringkat dari posisi enam ke lima dengan pangsa pasar 3,26%. Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya minat konsumen terhadap brand lokal dengan pendekatan klinis dan fokus pada kesehatan skin barrier.
Sebaliknya, Ms Glow turun ke posisi keenam dengan pangsa pasar 1,78%. Meski demikian, brand ini masih mempertahankan basis konsumen yang cukup solid di Shopee.
Hada Labo naik satu peringkat ke posisi tujuh dengan pangsa pasar 1,77%, disusul Olay di posisi delapan dengan 1,65%, yang mengalami penurunan peringkat dibandingkan kuartal sebelumnya.
Emina dan Viva Cosmetics menjadi pendatang baru di daftar sepuluh besar. Emina mencatat pangsa penjualan 1,53%, sementara Viva Cosmetics sebesar 1,5%, menegaskan bahwa brand lokal dengan harga terjangkau masih memiliki daya saing kuat.
Dari total sepuluh brand terlaris, lima di antaranya merupakan brand lokal yakni Wardah, Labore, Ms Glow, Emina, dan Viva Cosmetics. Data ini menegaskan bahwa brand lokal semakin mampu bersaing dan merebut hati konsumen di kategori pelembap wajah Shopee Indonesia.
Baca Juga: 10 Brand Concealer Terlaris di Shopee Indonesia Q3 2025, Mana Favoritmu?
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DT9-43uEl3B/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA=