10 Provinsi dengan Area Karhutla Terluas per Juni 2026, Kalimantan Barat Mendominasi
Kalimantan Barat mencatatkan area kebakaran lahan terluas yang mencapai 38,3 ribu hektare selama paruh pertama tahun ini.
10 Provinsi dengan Luas Karhutla Terbesar
(Periode Januari–Juni 2026)
Unduh
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia selama paruh pertama tahun 2026 dilaporkan telah menembus total luasan 202.010,96 hektare. Perhitungan resmi ini diperoleh melalui analisis citra satelit Landsat 8, yang kemudian kebenarannya dipastikan langsung oleh tim Manggala Agni di lapangan.
Kalimantan Barat menempati posisi puncak sebagai wilayah paling terdampak, dengan luas area terbakar mencapai 38.310,86 hektare. Bencana alam ini semakin parah akibat mengeringnya lahan gambut di sekitar jalur kanal air, yang pada akhirnya memicu munculnya titik api bawah tanah saat musim kemarau panjang tiba.
Papua Selatan secara mengejutkan melesat ke peringkat kedua nasional lewat catatan kerugian area lahan seluas 25.838,53 hektare. Tingginya angka kebakaran tersebut banyak dipicu oleh pembukaan lahan untuk proyek strategis nasional yang dikombinasikan dengan metode pembakaran tradisional oleh warga setempat.
Baca Juga: 10 Negara dengan Karhutla Terparah di Dunia 2026, Apakah Ada Indonesia?
Musibah kebakaran lahan di luar kawasan gambut juga melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, yang masing-masing mencatat 19.565,16 serta 17.406,46 hektare. Iklim kering ekstrem yang melanda kedua daerah tersebut mengubah hamparan sabana menjadi bahan bakar yang mudah terbakar, sehingga api dapat dengan cepat melahap semak belukar.
Beralih ke wilayah Sumatra dan Indonesia bagian timur lainnya, Riau harus menghadapi kerugian akibat kerusakan lahan seluas 15.738,92 hektare. Catatan tersebut langsung dibuntuti oleh Maluku di urutan keenam yang melaporkan dampak area kebakaran dengan luasan mencapai 14.677,00 hektare.
Kejadian yang cukup memprihatinkan juga melanda Jawa Timur, menjadikannya satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang menembus angka luasan 10.835,28 hektare. Kebakaran di kawasan pegunungan tersebut mayoritas disebabkan oleh hembusan angin kencang serta gesekan ranting bambu kering pada puncak musim kemarau.
Melengkapi daftar 10 besar wilayah dengan dampak kebakaran tertinggi, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah secara berurutan mencatatkan luas 8.019,63 dan 7.634,46 hektare. Daftar kelam ini kemudian ditutup oleh Provinsi Kepulauan Riau di urutan kesepuluh yang mengonfirmasi kerugian hamparan lahan seluas 5.760,90 hektare.
Pergeseran tren wilayah kebakaran pada tahun ini membuktikan bahwa ancaman kerusakan bentang alam tidak lagi hanya berpusat pada kawasan perkebunan sawit. Memasuki paruh kedua tahun 2026, peningkatan kesiapsiagaan tim penanggulangan bencana serta kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian kawasan hijau.
Baca Juga: Sentimen Publik RI terhadap Penanganan Karhutla di Media Online
Sumber:
https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/indikasi-luas-kebakaran
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
10 Daerah Terkaya di Jawa Timur 2025, Kota Kediri di Puncak
10 Daerah Penghasil Kopi Arabika Terbesar di Jawa Barat 2025
10 Wilayah dengan Jumlah Laporan Kejahatan Terbanyak di Jawa Tengah