10 Provinsi Paling Rajin Berkunjung ke Perpustakaan pada 2025

Sumatra Barat menjadi provinsi dengan tingkat kunjungan perpustakaan tertinggi, mencapai 17,75%, jauh di atas rata-rata nasional yang cuma 11,61%.

10 Provinsi dengan Kunjungan Perpustakaan Tertinggi di Indonesia

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Data Badan Pusat Statistik (BPS) hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 menunjukkan bahwa sejumlah provinsi di Indonesia memiliki tingkat kunjungan perpustakaan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya. Berikut sepuluh provinsi dengan kunjungan ke perpustakaan teratas.

Posisi pertama ditempati Sumatra Barat dengan persentase 17,75% penduduk berusia lima tahun ke atas yang mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan terakhir. Angka ini menjadi yang tertinggi secara nasional dan menunjukkan bahwa budaya membaca serta pemanfaatan fasilitas perpustakaan masih terjaga dengan baik di provinsi tersebut.

Di bawah Sumatra Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta menempati posisi kedua dengan capaian 16,78%. Sebagai kota pelajar yang dihuni banyak mahasiswa dan institusi pendidikan, tingginya angka kunjungan perpustakaan di DIY bukanlah hal yang mengejutkan. Sementara itu, Jakarta berada di urutan ketiga dengan persentase 16,05%.

Baca Juga: DI Yogyakarta, Provinsi Paling Padat Perpustakaan Umum di Pulau Jawa

Kepulauan Bangka Belitung dan Aceh melengkapi lima besar dengan masing-masing 15,44% dan 15,32%. Capaian ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap perpustakaan tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota pendidikan besar, tetapi juga cukup kuat di sejumlah daerah lain di luar Pulau Jawa.

Nusa Tenggara Barat menyusul di posisi keenam dengan angka 15,13%, diikuti Bengkulu sebesar 14,46%. Kedua provinsi tersebut mencatat tingkat kunjungan yang berada jauh di atas rata-rata nasional yang hanya mencapai 11,61%.

Sementara itu, tiga posisi terakhir dalam daftar sepuluh besar ditempati Kalimantan Utara (13,98%), Sulawesi Selatan (13,46%), dan Kalimantan Selatan (13,27%).

Tingginya tingkat kunjungan perpustakaan biasanya berkaitan dengan keberadaan fasilitas yang mudah diakses, aktivitas pendidikan yang aktif, hingga program literasi yang rutin dijalankan pemerintah daerah maupun lembaga pendidikan. Di era serba digital seperti sekarang, data ini menjadi pengingat bahwa perpustakaan masih memiliki peran penting sebagai ruang belajar, pusat informasi, sekaligus tempat masyarakat mengembangkan pengetahuan.

Baca Juga: Penduduk Kulon Progo Paling Gemar Membaca di Jogja

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/05/29/07e7729b9936b34122db0589/statistik-sosial-budaya-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook