10 Tim Esports LoL dengan Total Prize Pool Tertinggi, Ada Tim Favoritmu?

T1 menjadi tim esports LoL dengan prize pool tertinggi sebanyak US$10,3 juta, diikuti Invictus Gaming dan Samsung Galaxy.

10 Tim Esports LoL dengan Total Prize Pool Tertinggi

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

League of Legends (LoL) merupakan salah satu game esports paling populer di dunia. Dirilis oleh Riot Games, LoL menghadirkan pertandingan strategi 5 vs 5 yang menuntut kerja sama tim, mekanik individu, dan pengambilan keputusan cepat. Dalam ekosistem esports, LoL memiliki berbagai turnamen besar seperti World Championship (Worlds), Mid-Season Invitational (MSI), hingga liga regional seperti LCK (Korea Selatan), LPL (China), dan LEC (Eropa).

Baca Juga: Lebih dari 50% Gamer Dunia Berada di Asia

Berdasarkan data dari Escharts, terdapat sejumlah tim esports yang berhasil mengumpulkan total prize pool tertinggi. Angka yang tercatat menunjukkan akumulasi hadiah yang diraih sepanjang partisipasi mereka di kompetisi resmi.

Di posisi pertama, tim esports asal Korea Selatan, T1 memimpin dengan total prize pool sebesar US$10,3 juta. Tim ini dikenal sebagai salah satu yang paling sukses dalam sejarah LoL, terutama berkat performa konsisten di turnamen internasional.

Peringkat kedua ditempati oleh Invictus Gaming dari China dengan total prize pool sebanyak US$4,3 juta, kemudian di posisi ketiga ditempati oleh tim esports Samsung Galaxy asal Korea Selatan dengan total penghasilan sebanyak US$4,2 juta, diikuti Royal Never Give Up yang kerap disingkat dengan RNG (China) dengan US$4,2 juta.

Tim Invictus Gaming dan RNG sendiri merupakan kekuatan besar dari liga LPL yang sering tampil kompetitif di level dunia.

Selanjutnya, EDward Gaming (China) dan G2 Esports (Eropa) sama-sama mencatat US$4 juta, menunjukkan persaingan ketat antara tim dari kawasan Asia dan Eropa.

Di bawahnya, Fnatic (Eropa) mengumpulkan US$3,5 juta, disusul Gen.G (Korea Selatan) dengan US$3,2 juta. Kedua tim ini dikenal sebagai peserta tetap di berbagai turnamen besar.

Sementara itu, Cloud9 (Amerika Utara) mencatat US$2,7 juta, diikuti Top Esports (China) yang menjadi pelengkap daftar ini dengan jumlah yang sama, yakni US$2,7 juta.

Data tersebut menunjukkan adanya dominasi dari tim-tim negara Asia, khususnya Korea Selatan dan China yang sangat kompetitif dalam turnamen LoL. Namun, kehadiran tim dari Eropa dan Amerika Utara juga menunjukkan bahwa persaingan di tingkat global tetap berlangsung ketat.

Baca Juga: Indonesia Jadi Pasar Mobile Game Terbesar di ASEAN 2025

Sumber:

https://escharts.com/teams/lol

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook