Investasi merupakan salah satu indikator utama dalam menilai pertumbuhan dan ketahanan ekonomi suatu daerah. Arus penanaman modal yang terus meningkat mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi, kepastian hukum, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat struktur industri, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, capaian investasi kerap dijadikan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pada 2025, Provinsi Jawa Barat mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp296,83 triliun dan menempati posisi pertama secara nasional. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 18,19% atau setara Rp45,68 triliun dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan posisi Jawa Barat sebagai salah satu daerah dengan daya tarik investasi tertinggi di Indonesia.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Investasi Terbesar
Tingginya realisasi investasi tersebut didukung oleh kontribusi kuat sektor industri pengolahan yang menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Rp158 triliun. Selain itu, sektor real estat memberikan kontribusi sebesar Rp33,2 triliun, sementara sektor informasi dan komunikasi menyumbang Rp30,3 triliun. Komposisi ini menunjukkan bahwa basis industri dan sektor jasa masih menjadi penopang utama perekonomian Jawa Barat.
Dari sisi kewilayahan, berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, realisasi investasi pada 2025 terkonsentrasi di sejumlah daerah dengan karakteristik ekonomi dan industri yang kuat.
Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar, mencapai Rp81,84 triliun, sekaligus menegaskan perannya sebagai pusat utama aktivitas investasi di Jawa Barat. Posisi kedua ditempati Kabupaten Karawang dengan nilai investasi Rp70,78 triliun, disusul Kabupaten Bogor di peringkat ketiga dengan realisasi Rp32,46 triliun.
Sementara itu, Kabupaten Subang mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp18,20. Kabupaten Purwakarta melengkapi lima besar dengan nilai realisasi investasi Rp12,47 triliun. Secara keseluruhan, dominasi lima daerah tersebut menggambarkan kuatnya struktur ekonomi Jawa Barat dalam menarik investasi.
Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyampaikan bahwa konsentrasi investasi ini menjadi perhatian penting dalam perumusan kebijakan ke depan. Ia menyebutkan bahwa sekitar 70% investasi Jawa Barat masih terpusat di wilayah tertentu, sehingga menjadi salah satu dasar utama dalam pembahasan pemerataan investasi di tingkat daerah.
“Konsentrasi ini menunjukkan bahwa sekitar 70% investasi Jawa Barat masih terpusat di wilayah tertentu, yang menjadi salah satu dasar pembahasan utama,” ujarnya, mengutip, IDN Times Jabar (21/1/2026).
Baca Juga: Bekasi jadi Wilayah dengan UMK Tertinggi di Indonesia 2025
Sumber:
https://web-dpmptsp.jabarprov.go.id/