Smartphone semakin mengukuhkan perannya sebagai pusat hiburan masyarakat Indonesia. Survei yang dirilis Jakpat pada 21 Januari 2026 dengan judul Indonesia Mobile Entertainment & Social Media Trends – 2nd Semester of 2025 menunjukkan bahwa aktivitas hiburan berbasis gawai masih didominasi oleh konsumsi konten singkat dan visual, seiring dengan semakin intensnya penggunaan media sosial dalam keseharian.
Aktivitas paling populer adalah scroll media sosial, yang dilakukan oleh 71% responden. Angka ini menegaskan posisi media sosial bukan sekadar sarana komunikasi, melainkan juga sumber utama hiburan instan. Pola ini selaras dengan karakter konten yang semakin ringkas, cepat, dan mudah diakses, terutama melalui platform berbasis video pendek.
Baca Juga: Tak Lagi Apatis, Generasi Muda Kian "Melek" Ikuti Isu Politik di Media Sosial
Di posisi berikutnya, menonton YouTube dipilih oleh 56% responden. YouTube masih menjadi rujukan utama untuk hiburan audio-visual berdurasi lebih panjang, mulai dari konten hiburan, edukasi, hingga ulasan. Sementara itu, bermain game menempati urutan ketiga dengan 40%, mencerminkan kuatnya ekosistem gim seluler di Indonesia yang terus berkembang lintas usia.
Aktivitas hiburan berbasis audio juga menunjukkan kehadiran yang cukup signifikan. Mendengarkan musik dipilih oleh 34% responden, disusul mendengarkan podcast sebesar 13%. Meski tidak setinggi konten visual, format audio tetap relevan, terutama karena fleksibilitasnya untuk diakses sambil melakukan aktivitas lain.
Di sisi lain, konsumsi konten berbasis teks cenderung lebih rendah. Membaca buku elektronik tercatat sebesar 22%, sementara membaca berita online berada di angka 19%. Adapun menonton film atau serial melalui ponsel hanya dipilih oleh 14% responden, menunjukkan bahwa layar ponsel lebih sering digunakan untuk hiburan singkat dibandingkan tontonan berdurasi panjang.
Adapun survei ini melibatkan 2.240 responden pada 25 November-3 Desember 2025 melalui kuesioner yang disebarkan secara daring lewat aplikasi mobile Jakpat. Sampel responden diproporsikan berdasarkan populasi pengguna internet di Indonesia, dengan margin of error di bawah 5%.
Secara keseluruhan, temuan ini menggambarkan bahwa tren hiburan seluler di Indonesia pada Semester II 2025 masih bertumpu pada media sosial dan platform video daring. Preferensi terhadap konten cepat, ringan, dan mudah dikonsumsi menjadi penanda utama perubahan pola hiburan digital, sekaligus tantangan bagi kreator dan media untuk terus menyesuaikan format dan pendekatan kontennya.
Baca Juga: Orang Indonesia Akses Media Sosial >8 Jam per Minggu
Sumber:
https://insight.jakpat.net/indonesia-mobile-entertainment-social-media-trends-2nd-semester-of-2025/