Tak Lagi Apatis, Generasi Muda Kian "Melek" Ikuti Isu Politik di Media Sosial

Sebesar 42,8% pemuda Indonesia mengaku sangat sering mengikuti perkembangan isu politik di media sosial.

Intensitas Pemuda Ikuti Isu Politik di Media Sosial

(10 November-10 Desember 2025)
Ukuran Fon:

Survei terbaru Muda Bicara ID menunjukkan bahwa ketertarikan kelompok muda Indonesia terhadap isu politik di media sosial berada pada level yang relatif tinggi. Media sosial tidak lagi sekadar ruang hiburan, tetapi telah berkembang menjadi sumber utama konsumsi informasi politik bagi generasi penerus bangsa.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 42,8% responden mengaku sangat sering mengikuti perkembangan isu politik melalui media sosial. Sementara itu, 49% lainnya menyatakan cukup sering mengakses konten politik di berbagai platform digital.

Baca Juga: Begini Komitmen Anak Muda dalam Menyuarakan Isu Politik

Di sisi lain, hanya sebagian kecil responden yang jarang mengikuti isu politik, yakni sebesar 7,5% dan sekitar 0,7% mengaku tidak pernah mengakses informasi politik di media sosial sama sekali.

Tingginya intensitas ini mengindikasikan bahwa politik telah menjadi bagian dari keseharian konsumsi informasi digital generasi muda. Isu-isu politik, baik di tingkat nasional maupun daerah, kini dengan cepat menjadi bahan diskusi, opini, hingga perdebatan di ruang digital.

Dalam hal sumber informasi, akun media sosial milik media massa masih menjadi rujukan utama bagi kelompok muda. Sebanyak 52,4% responden menyatakan lebih percaya dan sering mengakses informasi politik dari kanal media massa arus utama yang hadir di platform digital. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun media sosial dipenuhi berbagai jenis konten, peran media profesional tetap dominan sebagai sumber informasi politik yang dianggap kredibel.

Survei ini juga mengungkap rendahnya minat pemuda menjadikan akun media sosial milik akademisi sebagai referensi informasi politik. Hanya 2,4% responden yang mengaku mengikuti atau mengandalkan akun akademisi untuk memahami isu-isu politik.

Temuan ini menjadi catatan penting, terutama di tengah derasnya arus informasi dan potensi disinformasi di media sosial. Ketergantungan tinggi pada media sosial sebagai sumber utama informasi politik menuntut literasi digital yang kuat agar kelompok muda mampu memilah informasi secara kritis.

Secara keseluruhan, hasil survei ini menegaskan bahwa media sosial telah menjadi arena penting bagi pembentukan opini politik generasi muda. Ke depan, kualitas diskursus politik di ruang digital akan sangat ditentukan oleh keberagaman sumber informasi, tingkat literasi digital, serta keterlibatan aktor-aktor kredibel dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.

Adapun survei ini dilakukan pada 10 November-10 Desember 2025 dengan melibatkan 800 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: 91% Pemuda Indonesia Gunakan Internet Untuk Hiburan

Sumber:

https://www.mudabicara.id/wp-content/uploads/2025/12/Survei-Nasional-Q4-Muda-Bicara-ID_compressed.pdf

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook