Penumpang Penerbangan Internasional Indonesia Capai 1,8 Juta Januari 2026

Bandara Soekarno-Hatta masih menjadi pintu gerbang utama penerbangan internasional Indonesia, dengan jumlah 787,9 ribu penumpang pada Januari 2026.

Perkembangan Penumpang Angkutan Udara Internasional di Indonesia

(Desember 2025-Januari 2026)
Ukuran Fon:

Pergerakan penumpang penerbangan internasional Indonesia pada awal 2026 memperlihatkan dinamika yang cukup beragam. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang angkutan udara tujuan luar negeri pada Januari 2026 tercatat sekitar 1,77 juta orang. Angka ini mengalami penurunan tipis sekitar 1,02% dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 1,79 juta penumpang, didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur akhir tahun.

Meski secara total mengalami penurunan, pergerakan penumpang di sejumlah bandara utama menunjukkan pola yang berbeda. Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang masih menjadi pintu gerbang utama penerbangan internasional Indonesia. Pada Januari 2026, jumlah penumpang internasional di bandara ini mencapai sekitar 787,9 ribu orang, atau sekitar 44,39% dari total penumpang internasional nasional. Namun demikian, jumlah tersebut tercatat turun 8,50% dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 861,1 ribu penumpang.

Baca Juga: Mobilitas Menguat, Penumpang Udara Tumbuh Stabil pada 2025

Di sisi lain, beberapa bandara justru menunjukkan peningkatan jumlah penumpang internasional. Bandara Ngurah Rai di Denpasar menjadi salah satu yang mencatat pertumbuhan cukup signifikan. Jumlah penumpang internasional di bandara ini mencapai 617,4 ribu orang pada Januari 2026, naik 9,60% dibandingkan Desember 2025. Dengan capaian tersebut, Ngurah Rai menjadi bandara dengan jumlah penumpang internasional terbesar kedua di Indonesia dengan kontribusi sekitar 34,79% dari total penumpang ke luar negeri.

Pertumbuhan juga terjadi di Bandara Kualanamu di Medan yang mencatat peningkatan 7,99%, dari 103,9 ribu penumpang pada Desember 2025 menjadi 112,2 ribu penumpang pada Januari 2026.

Sementara itu, Bandara Juanda di Surabaya justru mengalami penurunan. Jumlah penumpang internasional di bandara ini tercatat 99,9 ribu orang pada Januari 2026, berkurang 7,07% dari 107,5 ribu penumpang pada bulan sebelumnya. Sedangkan Bandara Hasanuddin di Makassar mencatat kenaikan paling tinggi secara persentase, yakni 14,38% menjadi 17,5 ribu penumpang.

Secara keseluruhan, fluktuasi pergerakan penumpang internasional pada awal tahun ini mencerminkan pola mobilitas yang mulai menyesuaikan setelah periode perjalanan yang padat pada akhir tahun. Meski terjadi penurunan secara total, aktivitas penerbangan internasional tetap menunjukkan pergerakan yang stabil di berbagai bandara utama Indonesia.

Baca Juga: Jumlah Penumpang Transportasi Udara Internasional Naik pada Juli 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/03/02/2549/penumpang-angkutan-laut-domestik-pada-januari-2026-turun-0-45-persen-.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook