5 Lapangan Usaha dengan Kontribusi PDB Terbesar pada 2025

Pada 2025, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar PDB Indonesia dengan persentase 19,07% atau senilai Rp4.541,5 triliun.

5 Lapangan Usaha dengan Kontribusi PDB Terbesar

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kinerja perekonomian suatu negara. Melalui PDB, dapat diketahui sektor-sektor usaha yang paling besar memberikan sumbangan terhadap pembentukan nilai tambah ekonomi nasional. Data PDB juga menggambarkan struktur ekonomi Indonesia dan menunjukkan sektor mana yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: 10 Negara dengan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2026, Ada Indonesia?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat lima lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB Indonesia atas dasar harga berlaku pada tahun 2025. Kelima sektor ini secara bersama-sama menyumbang lebih dari 63% terhadap total PDB nasional.

Sektor dengan kontribusi terbesar adalah industri pengolahan dengan porsi mencapai 19,07% atau setara dengan Rp4.541,5 triliun. Besarnya kontribusi sektor ini menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Industri pengolahan berperan penting dalam menciptakan nilai tambah dari berbagai komoditas, meningkatkan daya saing produk nasional, serta mendukung kegiatan ekspor.

Di posisi kedua terdapat sektor perdagangan yang berkontribusi sebesar 13,17% terhadap PDB atau senilai Rp3.136,6 triliun. Tingginya kontribusi sektor perdagangan mencerminkan kuatnya aktivitas distribusi barang dan jasa di Indonesia. Perdagangan juga menjadi salah satu sektor yang mampu menghubungkan kegiatan produksi dengan konsumsi masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran ekonomi.

Selanjutnya, sektor pertanian menyumbang 13,1% terhadap PDB dengan nilai mencapai Rp3.120,5 triliun. Meskipun kontribusinya sedikit di bawah sektor perdagangan, pertanian tetap menjadi sektor yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan mata pencaharian jutaan masyarakat Indonesia. Selain itu, sektor ini juga berperan sebagai pemasok bahan baku bagi berbagai industri pengolahan.

Sektor konstruksi berada di urutan keempat dengan kontribusi sebesar 9,83% atau setara Rp2.340,9 triliun. Kontribusi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur, perumahan, serta berbagai proyek pembangunan lainnya masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Pertumbuhan sektor konstruksi juga memberikan efek berganda terhadap sektor lain, seperti industri bahan bangunan, transportasi, dan jasa.

Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian memberikan kontribusi sebesar 8,75% terhadap PDB dengan nilai mencapai Rp2.084,6 triliun. Peran sektor ini masih sangat signifikan, terutama sebagai penyumbang devisa negara melalui ekspor komoditas mineral dan energi.

Baca Juga: 10 Lapangan Usaha dengan Laju Pertumbuhan PDB Tertinggi Triwulan II 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/06/22/53cc5239760daa1daec096f7/pendapatan-nasional-indonesia-2021-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook