88% Penduduk RI Mengikuti Kegiatan Sosial pada 2025, Ini Aktivitas Favoritnya

Pada 2025, 88,87% penduduk Indonesia mengikuti kegiatan sosial. Kegiatan keagamaan menjadi yang paling banyak diikuti, mencapai 71,26%.

Jenis Kegiatan Sosial yang Diikuti Penduduk Indonesia

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Partisipasi masyarakat Indonesia dalam kegiatan sosial kemasyarakatan menunjukkan tingkat keterikatan sosial yang masih kuat di tengah perubahan gaya hidup modern dan perkembangan teknologi digital. Aktivitas bersama di lingkungan sekitar tidak hanya menjadi sarana interaksi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan nilai gotong royong yang telah lama menjadi ciri khas kehidupan sosial di Indonesia.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025, sebanyak 88,87% penduduk berusia 10 tahun ke atas mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan. Berdasarkan jenis kelamin, partisipasi laki-laki tercatat 89,24%, sedangkan perempuan sebesar 88,49%. Sementara itu, berdasarkan wilayah tempat tinggal, partisipasi penduduk perkotaan mencapai 87,35%, dan perdesaan lebih tinggi yaitu 91,14%.

Baca Juga: 7 Jenis Kegiatan Sosial Kemasyarakatan yang Diikuti Publik RI 2025

Jika dilihat dari jenis kegiatan, aktivitas keagamaan atau kepercayaan menjadi yang paling banyak diikuti dengan persentase 71,26%. Kegiatan ini menunjukkan peran penting nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat. Selanjutnya, kegiatan yang berkaitan dengan kematian mencapai 67,93%, mencerminkan kuatnya solidaritas sosial dalam membantu warga yang sedang berduka. Gotong royong juga masih cukup tinggi dengan 47,4%, menandakan bahwa kerja sama warga dalam menjaga lingkungan masih terjaga dengan baik.

Aktivitas arisan juga masih cukup populer dengan 16,18%, tidak hanya sebagai sarana ekonomi, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Adapun kegiatan olahraga atau permainan sebesar 13,55%, dan kegiatan sosial lainnya 13,25%, menunjukkan adanya variasi aktivitas di tengah masyarakat. Namun, kegiatan keterampilan masih tergolong rendah dengan hanya 3,95%.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa partisipasi sosial masyarakat Indonesia masih sangat tinggi dan merata di berbagai kelompok. Hal ini mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan serta peran penting kegiatan sosial dalam menjaga kohesi sosial di tengah masyarakat modern.

Data tersebut juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan partisipasi kegiatan keterampilan dan ekonomi produktif di tingkat lokal. Dengan demikian, kegiatan sosial tidak hanya memperkuat hubungan antarwarga, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan serta mendukung pembangunan sosial yang inklusif di Indonesia.

Baca Juga: 10 Provinsi Paling Aktif dalam Kegiatan Sosial, Ada Daerahmu?

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/05/29/07e7729b9936b34122db0589/statistik-sosial-budaya-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook