94% Responden Pilih Masak Sendiri untuk Sahur, Kenapa?

Selain ekonomis, masak sendiri membuat orang bisa bebas menentukan menu makanan yang lebih sehat dan sesuai selera.

Preferensi Makan Sahur pada Ramadan 2025

Sumber: Jakpat
GoodStats

Sahur jadi salah satu momen spesial di bulan Ramadan. Biasanya, orang sarapan di pagi hari sekitar jam 7-9, tapi selama Ramadan, mereka harus bangun lebih awal dan makan sebelum azan subuh. Meski terdengar repot, nyatanya kebanyakan orang tetap lebih memilih masak sendiri untuk santap sahur.

Menurut survei dari Jakpat yang dilakukan pada 15-16 Januari 2025, sebanyak 94% responden Muslim di Indonesia mengaku lebih memilih memasak sendiri di rumah saat sahur. Survei ini melibatkan 1.702 responden dengan margin of error di bawah 5%. Artinya, mayoritas masyarakat lebih nyaman menyiapkan makanan sendiri dibanding beli di luar.

Tapi, tetap ada juga yang memilih cara praktis. Sebanyak 13% responden lebih suka membeli makanan dari luar tapi tetap menyantapnya di rumah. Layanan pesan antar online juga jadi pilihan bagi 19% responden yang ingin sahur tanpa ribet. Sementara itu, hanya 6% yang memilih makan di luar, dan katering jadi opsi paling jarang dipilih dengan hanya 3% responden yang menggunakannya.

Lantas, kenapa banyak yang memilih masak sendiri, meski harus bangun dan menyiapkan makanan dini hari? Selain alasan lebih hemat, masak sendiri juga memberi kebebasan buat menentukan menu makanan yang lebih sehat dan sesuai selera.

Belum lagi, sahur bersama keluarga selalu memiliki kesan tersendiri, di mana semuanya bisa berkumpul dan ngobrol sebelum sibuk dengan aktivitas masing-masing di siang harinya. Jadi, meskipun godaan untuk pesan makanan online yang praktis cukup besar, nyatanya tradisi masak sahur tetap jadi pilihan utama bagi kebanyakan orang.

Baca Juga: Belanja Online Vs Offline, Mana yang Digemari pada Ramadan 2025?

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook