Apa Tujuan MBG Kata Anak Didik Indonesia?

Menurut peserta didik, hemat uang jajan (16,7%) jadi tujuan utama pelaksanaan MBG, diikuti supaya pola makan teratur (7,1%) dan bisa konsentrasi belajar (6,5%).

Tujuan Utama MBG Menurut Anak Didik Indonesia

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Berdasarkan survei yang dirilis oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Wahana Visi Indonesia (WVI), tujuan dilaksanakannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurut responden peserta didik adalah hemat uang jajan, dengan proporsi mencapai 16,7%.

Selain membantu mengurangi pengeluaran untuk membeli makanan di sekolah, sebanyak 7,1% responden menyebut bahwa MBG turut membantu membentuk pola makan yang lebih teratur. Sementara itu, 6,5% peserta didik menilai bahwa MBG berperan dalam meningkatkan konsentrasi belajar mereka di sekolah.

Tujuan kesehatan juga muncul dalam survei ini. Sebesar 5,6% responden menganggap MBG penting untuk menyehatkan anak Indonesia. Menariknya, alasan pemenuhan gizi justru hanya disebut oleh 4% siswa.

Padahal, Presiden Prabowo Subianto menggagas program MBG untuk mengatasi permasalahan gizi anak di Indonesia yang berawal dari keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi di berbagai daerah.

“Makan Bergizi Gratis pada dasarnya adalah penyediaan makanan bergizi tanpa biaya. Program ini lahir dari pengalaman saya selama bertahun-tahun berkampanye,” ujarnya saat menghadiri Forbes Global CEO Conference 2025, di Hotel The St.Regis, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Adapun terdapat tujuan lain yang disebutkan peserta didik terkait sasaran program MBG. Sejumlah 3,4% responden turut melihat MBG sebagai sarana untuk mengenyangkan, sedangkan pemberian edukasi gizi dan mendorong kegiatan makan bersama masing-masing dipilih oleh 3,3% anak.

Dengan persentase di bawah 3%, tujuan lainnya yang tidak ada dalam daftar dengan porsi yang lebih minim meliputi menghindari anak untuk jajan sembarangan (1,6%), membantu orang tidak mampu (1,5%), mengatasi stunting (1,4%), agar anak rajin ke sekolah (1,1%), menjamin sarapan (1%), meningkatkan prestasi anak (0,9%), dan supaya makan secara 4 sehat 5 sempurna (0,7%).

Survei bertajuk Kajian Suara Anak: Mengedepankan Perspektif Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis ini dilakukan dengan melibatkan 1.624 responden berupa anak berusia 12-17 tahun yang telah menerima program MBG lebih dari sekali melalui pendekatan penelitian yang dipimpin oleh anak atau Child-Led Research (CLR) dan Listening to Children (LtC) dengan metode convenience sampling.

Pengumpulan data kuantitatif dilaksanakan secara online pada 11 Juli-1 Agustus 2025 untuk kemudian diperkuat secara kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) pada 2 dan 9 Agustus 2025.

Baca Juga: 78% Peserta Didik Suka MBG karena Makan Bersama Teman

Sumber:

https://cisdi.org/riset-dan-publikasi/publikasi/kajian-suara-anak-mengedepankan-perspektif-anak-dalam-program-mbg

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook