Badak Jawa dan Orangutan Kalimantan Masuk 10 Besar Wisata Satwa Terbaik Dunia 2026

Dua pengalaman wisata satwa Indonesia masuk dalam daftar 10 terbaik dunia versi Wildlife Experience Index 2026.

10 Wisata Satwa Terbaik Dunia

(Tahun 2026)

Berdasarkan Wildlife Experience Index 2026 yang disusun oleh Bailey Robinson, pengalaman wisata satwa dengan skor tertinggi hingga terendah menunjukkan dominasi ekspedisi satwa langka dengan nilai konservasi tinggi.

Di posisi pertama, trekking gorila gunung di Uganda menjadi pengalaman wisata satwa paling unggul dengan skor 90 dari 100.

Ekspedisi penguin kaisar di Antartika menempati posisi kedua dengan skor 88,5. Pengalaman ini menawarkan kesempatan melihat salah satu satwa paling ikonik di wilayah kutub dalam habitat alaminya.

Peringkat ketiga ditempati ekspedisi antelop saiga di Kazakstan dengan skor 87. Satwa dengan bentuk hidung khas ini menjadi salah satu spesies unik yang menarik perhatian wisatawan karena kelangkaannya di alam liar.

Pelacakan macan tutul salju di wilayah Ladakh, India, berada di posisi keempat dengan skor 85,5. Hewan yang hidup di kawasan Himalaya tersebut dikenal sulit ditemukan karena habitatnya yang ekstrem dan tersembunyi.

Baca Juga: 8 Jenis Satwa di Sekitar IKN Ini dalam Kondisi Mengkhawatirkan

Pelacakan badak Jawa di Indonesia menempati posisi kelima dengan skor 85. Satwa endemik yang hanya tersisa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, ini menjadi salah satu pengalaman wisata paling langka karena jumlah populasinya yang terbatas.

Pelacakan badak hitam di Namibia dan Kenya berada di peringkat keenam dengan skor 84,5. Ekspedisi ini memberikan kesempatan melihat salah satu spesies badak yang terancam punah sekaligus mendukung upaya konservasi.

Ekspedisi beruang kutub di Svalbard, Norwegia, berada di posisi ketujuh dengan skor 84. Perjalanan ini menawarkan pengalaman mengamati predator Arktik di lingkungan kutub yang terpencil.

Pengalaman melihat orangutan Kalimantan di Indonesia menempati peringkat kedelapan dengan skor 84. Perjumpaan dengan satwa khas Pulau Kalimantan ini menawarkan pengalaman melihat primata langka secara langsung di habitat alaminya, sekaligus mendukung upaya konservasi hutan dan perlindungan spesies.

Di posisi kesembilan, ekspedisi gorila dataran rendah timur di Republik Kongo memperoleh skor 81,5.

Sementara itu, safari anjing liar Afrika di Botswana dan Tanzania melengkapi daftar 10 besar dengan skor 81.

Wildlife Experience Index 2026 dibuat oleh Bailey Robinson dengan menilai 30 pengalaman wisata satwa dunia berdasarkan enam indikator, yaitu kelangkaan satwa, keterpencilan lokasi, nilai konservasi, eksklusivitas, aksesibilitas, dan peluang perjumpaan. Setiap indikator diberi skor 1–10, kemudian digabungkan menjadi nilai akhir dengan skor maksimal 100.

Baca Juga: Ekspor Satwa Liar RI Capai 400 Kg pada 2025

Sumber:

https://www.euronews.com/travel/2026/08/31/new-ranking-reveals-the-10-best-wildlife-encounters-worth-travelling-for?utm_source=chatgpt.com

Key Insights

  • Keberadaan dua pengalaman wisata satwa Indonesia di 10 besar dunia menunjukkan potensi besar pariwisata berbasis konservasi kita.
  • Badak Jawa menempati posisi tinggi karena kelangkaannya, menyoroti daya tarik spesies endemik yang terancam punah.
  • Perjumpaan orangutan Kalimantan menawarkan nilai lebih karena menggabungkan wisata dengan edukasi konservasi habitat.
  • Fokus pada kelangkaan dan keterpencilan dalam indeks ini mengindikasikan bahwa pengalaman unik dan sulit diakses lebih diminati wisatawan premium.
Daffa Shiddiq Al-Fajri
Ditulis oleh Daffa Shiddiq Al-Fajri

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc