Begini Penilaian Publik RI terhadap Kondisi Politik Indonesia 2026

Sebanyak 38% responden menilai kondisi politik nasional cukup baik, sementara 36% lainnya memberikan penilaian buruk atau sangat buruk.

Penilaian Publik RI terhadap Kondisi Politik Nasional

(Tahun 2026)

Kondisi politik nasional menjadi salah satu hal yang terus mendapat perhatian masyarakat. Perubahan kebijakan, kinerja pemerintah, hingga berbagai persoalan yang muncul di ruang publik turut membentuk cara masyarakat melihat situasi politik Indonesia. Penilaian tersebut dapat menjadi gambaran mengenai bagaimana publik memandang kondisi politik yang berlangsung saat ini.

Baca Juga: 49% Anak Muda RI Anggap Politik Uang sebagai Masalah Utama dalam Pemilu

Indonesia Political Opinion (IPO) melalui surveinya yang digelar pada 27 Juli-3 Agustus 2026 memotret persepsi masyarakat terhadap kondisi politik nasional. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling. Responden berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dengan komposisi laki-laki dan perempuan masing-masing 50%.

Berdasarkan survei tersebut, penilaian publik terhadap kondisi politik nasional saat ini cenderung terbagi. Sebanyak 2% responden menilai kondisi politik nasional sangat baik dan 18% menilainya baik. Dengan demikian, terdapat 20% responden yang memberikan penilaian positif terhadap kondisi politik nasional.

Di sisi lain, 38% responden menilai kondisi politik nasional cukup baik. Sementara itu, 31% menilai kondisi politik nasional buruk dan 5% lainnya menilainya sangat buruk. Artinya, secara keseluruhan terdapat 36% responden yang memberikan penilaian negatif. Sebanyak 6% responden lainnya tidak memberikan jawaban atau tidak mengetahui kondisi politik nasional saat ini.

Penilaian tersebut menunjukkan bahwa kelompok masyarakat yang menilai kondisi politik nasional cukup baik menjadi proporsi terbesar. Namun, jika dibandingkan antara penilaian positif dan negatif, responden yang memberikan penilaian buruk atau sangat buruk masih lebih banyak daripada mereka yang menilai baik atau sangat baik.

Selain menilai kondisi politik secara umum, survei IPO juga melihat sejauh mana kondisi tersebut dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 3% responden menilai kondisi politik sangat berdampak dan 34% menyatakan berdampak. Sementara itu, 50% menilai kondisi politik tidak berdampak dan 3% menyatakan sangat tidak berdampak. Adapun 10% responden tidak memberikan jawaban atau tidak tahu.

Angka tersebut menempatkan kondisi politik sebagai salah satu persoalan yang penilaiannya tidak seragam di tengah masyarakat. Persepsi publik dapat berubah mengikuti perkembangan pemerintahan dan berbagai isu yang muncul dalam ruang publik.

Baca Juga: 10 Partai Politik Pilihan Publik RI Juli 2026, Gerindra Teratas

Sumber:

https://ipo.or.id/category/publication/

Annisa Rendanianti
Ditulis oleh Annisa Rendanianti

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc