Budaya ngopi tampaknya semakin melekat dalam keseharian masyarakat Indonesia. Tak hanya menjadi teman untuk memulai hari, kopi juga kerap menemani aktivitas bekerja, belajar, hingga bersosialisasi. Tak heran jika kedai kopi kini menjamur di berbagai daerah, mulai dari kota besar hingga wilayah yang lebih kecil.
Menikmati kopi pun bisa dilakukan dengan berbagai cara. Sebagian orang memilih menyeduh sendiri di rumah atau kantor, sementara yang lain lebih suka datang ke coffee shop untuk menikmati racikan barista.
Survei Jakpat pada 2026 menunjukkan bahwa mayoritas responden mengonsumsi kopi secara rutin. Sebanyak 29% responden mengaku minum kopi setidaknya satu kali setiap hari. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan frekuensi konsumsi lainnya.
Baca Juga: Survei GoodStats: Kopi Jadi Bagian dari Kehidupan Masyarakat Indonesia
Sementara itu, 24% responden mengaku minum kopi sebanyak dua hingga tiga kali sehari. Bahkan, ada 5% responden yang mengonsumsi kopi lebih dari tiga kali dalam sehari. Dengan demikian, total 58% responden setidaknya mengonsumsi kopi setiap hari.
Di sisi lain, sebanyak 23% responden mengatakan mereka minum kopi satu hingga dua kali dalam seminggu. Kemudian, 13% responden mengonsumsi kopi tiga hingga empat kali dalam seminggu. Pola ini menunjukkan bahwa kopi tetap menjadi minuman yang cukup sering dikonsumsi meskipun tidak setiap hari.
Hanya sebagian kecil responden yang jarang atau bahkan tidak pernah mengonsumsi kopi, yakni sebesar 7%. Temuan ini menunjukkan bahwa kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar masyarakat Indonesia dan masih memiliki tempat yang kuat dalam rutinitas sehari-hari.
Survei Jakpat tersebut melibatkan 1.238 responden dan dilaksanakan pada 22–24 April 2026, dengan margin of error di bawah 5%.
Baca Juga: Susu Geser Teh Sebagai Minuman Favorit Gen Z 2026
Sumber:
https://insight.jakpat.net/indonesia-beverage-consumption/