Indonesia Paling Yakin Suhu Global Bakal Memanas pada 2026

Indonesia menjadi negara yang paling yakin bahwa suhu global akan memanas pada tahun 2026, dengan persentase publik yang setuju sebanyak 91%.

Keyakinan Publik RI bahwa Suhu Global Memanas pada 2026

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Berdasarkan survei Ipsos, Indonesia menjadi negara yang paling meyakini suhu global kian memanas pada tahun 2026, yaitu dengan proporsi responden Indonesia yang menyatakan setuju sebesar 91%.

Selain berada di posisi teratas, angka ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia dari total 30 negara yang disurvei, dengan persentase sebanyak 78%. Negara asal Asia Tenggara lainnya, Singapura, berada di bawah Indonesia dengan angka 90%, disusul Korea Selatan dengan proporsi 86%.

Sementara itu, hanya 6% publik Indonesia tidak setuju bahwa suhu global akan memanas pada tahun 2026, lebih kecil dari rata-rata dunia sebesar 14%. Di sisi lain, masih ada porsi kecil responden yang tidak mengemukakan pendapatnya terkait isu ini, dengan persentase 3%.

Data Copernicus Climate Change Service (C3S) mengungkapkan bahwa suhu global semakin memanas. Pada tahun 2025, kenaikan temperaturnya sebesar 1,47°C.

Kenaikan suhu pada tahun 2024 menjadi yang tertinggi sejak sedekade terakhir, yaitu naik 1,6°C. Sedangkan pada tahun 2015, suhu global hanya memanas sebanyak 1,14°C.

Baca Juga: Suhu Udara Lampaui Batas 1,5°C pada 2024, Perjanjian Paris Gagal?

Dalam forum internasional Conference of the Parties ke-30 (COP30), Indonesia menegaskan komitmen negara terhadap Paris Agreement dan aksi mitigasi perubahan iklim.

“Indonesia datang ke Belém bukan sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak. Kami membawa kebijakan, kemitraan, dan target yang terukur untuk memastikan transisi energi yang adil, berkelanjutan, dan menguntungkan bagi rakyat,” ujar Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo dalam COP30 di Belém, Brasil (6/11/2025).

Selanjutnya, pemerintah telah menegakkan fondasi kebijakan melalui dua regulasi strategis. Pertama, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan (Waste-to-Energy).

Kedua, Perpres Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional (NEK) yang menjadi pilar pembiayaan dekarbonisasi dan pengendalian emisi nasional.

Dengan adanya kesadaran publik, komitmen internasional, serta penguatan regulasi domestik, tantangan kenaikan suhu ke depan menuntut konsistensi implementasi dan kolaborasi lintas sektor agar upaya menahan laju pemanasan global tidak hanya menjadi janji di atas kertas, tetapi benar berdampak bagi keberlanjutan lingkungan dunia.

Pengumpulan data dalam survei bertajuk Ipsos Predictions Survey 2026 ini dilakukan secara online pada 24 Oktober-7 November 2025 dengan melibatkan 23.642 responden dewasa dari 30 negara. Adapun 1.000 responden berasal dari Indonesia, dengan rentang usia 21-74 tahun.

Baca Juga: Suhu Indonesia Semakin Panas pada 2025

Sumber:

https://www.ipsos.com/en/ipsos-predictions-survey-2026

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook