Tempat Favorit untuk Berbuka Puasa pada 2026

Rumah sendiri masih menjadi lokasi berbuka puasa favorit publik dengan persentase 75%, diikuti rumah keluarga (50%) serta restoran dan kafe (41%).

7 Lokasi Favorit untuk Berbuka Puasa

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Momen Ramadan biasanya menghadirkan perubahan pada kebiasaan masyarakat, termasuk dalam menentukan lokasi untuk berbuka puasa. Bagi banyak orang, momen berbuka tidak hanya sekadar mengakhiri puasa, tetapi juga menjadi waktu untuk beristirahat, bersosialisasi, dan mempererat hubungan dengan orang terdekat.

Baca Juga: 47% Publik Indonesia Pilih Menonton Video Pendek Selama Ramadan

Berdasarkan hasil survei terbaru dari Jakpat yang dilakukan pada 11-27 Februari 2026 dengan margin of error 5,7% terhadap 288 responden yang menjalankan puasa, preferensi lokasi berbuka masyarakat Indonesia masih didominasi oleh ruang yang memberikan kenyamanan personal dan kedekatan emosional.

Hasil survei menunjukkan bahwa rumah sendiri menjadi lokasi favorit utama untuk berbuka puasa dengan persentase mencapai 75%. Hasil survei ini menegaskan bahwa kenyamanan, fleksibilitas waktu, serta kemudahan dalam menyiapkan makanan menjadi alasan utama masyarakat memilih berbuka di rumah. Selain itu, berbuka di rumah juga memungkinkan suasana yang lebih tenang setelah menjalani aktivitas harian, terutama bagi masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.

Di posisi kedua, sebanyak 50% responden memilih berbuka di rumah keluarga. Data ini menunjukkan bahwa Ramadan masih menjadi momen penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan. Tradisi berkumpul, makan bersama, dan berbagi cerita setelah seharian berpuasa menjadi daya tarik utama berbuka di rumah keluarga.

Sementara itu, restoran atau kafe dipilih oleh 41% responden sebagai lokasi berbuka. Pilihan ini mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat modern yang menjadikan berbuka sebagai bagian dari aktivitas sosial di ruang publik. Restoran dan kafe menawarkan kepraktisan sekaligus variasi menu yang lebih beragam, sehingga menjadi alternatif populer selain rumah.

Tempat ibadah seperti masjid dipilih oleh 26% responden. Selain alasan praktis, berbuka di masjid juga berkaitan dengan nilai spiritual Ramadan, di mana masyarakat dapat langsung melanjutkan ibadah berjamaah setelah berbuka.

Pilihan lainnya mencakup berbuka di rumah teman sebesar 23%, rumah kos atau asrama dengan 21%, serta kantor sebesar 19%. Persentase ini menunjukkan bahwa faktor situasional seperti kedekatan lokasi, aktivitas kerja, dan lingkungan sosial turut memengaruhi keputusan masyarakat dalam menentukan tempat berbuka.

Baca Juga: Bagaimana Minat Traveling Publik RI saat Ramadan 2026?

Sumber:

https://insight.jakpat.net/ramadan-rtd-tea-consumption-habit-brand-preference/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook