Berdasarkan survei Jakpat, makanan menempati urutan teratas dalam daftar kebutuhan utama hewan peliharaan anjing dan kucing, dengan 79% publik Indonesia menjadikannya sebagai prioritas utama yang wajib dipersiapkan sebelum memelihara anabul.
Selain urusan pakan, kesiapan infrastruktur dasar juga menjadi perhatian pemilik hewan. Tercatat sebanyak 64% responden menilai pengadaan perlengkapan fundamental seperti wadah makan dan minum merupakan elemen penting untuk peliharaan mereka.
Di luar kebutuhan dasar, aspek sanitasi menjadi perhatian lebih dari separuh pemilik hewan, dengan 53% responden merasa pentingnya penyediaan pasir kucing.
Baca Juga: 10 Negara dengan Tingkat Kepemilikan Kucing Rumah Tangga Tertinggi
Fokus terhadap kebersihan ini juga tercermin dari 52% publik yang rutin mengalokasikan anggaran untuk produk perawatan seperti sampo dan sabun khusus kucing atau anjing.
Tak hanya soal fisik, kesejahteraan psikologis dan imunitas anabul pun kian diperhatikan. Sebanyak 50% responden memilih untuk menyediakan mainan, disusul oleh 48% lainnya yang secara spesifik memberikan vitamin atau suplemen tambahan untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Terakhir, untuk melengkapi daftar hal yang harus disiapkan dalam memelihara kucing atau anjing, publik Indonesia juga menaruh perhatian pada kebutuhan sanitasi yang layak. Terdapat responden yang turut mempersiapkan bak pasir sebagai fasilitas penunjang utama guna menjaga kebersihan lingkungan di dalam rumah, dengan proporsi 45%.
Uniknya, pola belanja perlengkapan tersebut memperlihatkan korelasi yang erat dengan status sosial ekonomi (Socio-Economic Status/SES) responden. Kelompok SES atas cenderung lebih banyak berinvestasi pada aspek pengayaan (enrichment) hewan peliharaan, mencakup pembelian pasir kucing, sampo, mainan, hingga vitamin tambahan guna menunjang kesejahteraan anabul.
Di sisi lain, tren berbeda terlihat pada kelompok SES menengah yang justru tercatat lebih unggul dalam pengadaan bak pasir sebagai fasilitas pendukung di rumah.
Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan via Jakpat mobile app pada 9-10 Maret 2026, dengan total 1.254 responden yang didominasi oleh kelompok Milenial (51%), diikuti oleh Gen Z (37%) dan Gen X (12%). Dengan tingkat kepercayaan yang terjaga, survei ini memiliki margin of error di bawah 5%.
Baca Juga: Sambut Hari Anjing Sedunia, Simak Ras Anjing Terpopuler di Dunia
Sumber:
https://insight.jakpat.net/pet-industry-in-indonesia/