Ini Fasilitas Pendukung Keluarga yang Paling Banyak Tersedia di Tempat Kerja

Pada 2026, jam kerja fleksibel menjadi fasilitas pendukung keluarga yang paling banyak tersedia di tempat kerja, mencapai 55,7%.

Fasilitas Pendukung Keluarga yang Paling Banyak Tersedia di Tempat Kerja

(Tahun 2026)

Dukungan terhadap pekerja yang memiliki tanggung jawab keluarga menjadi salah satu aspek yang semakin penting di dunia kerja. Selain beban pekerjaan, pekerja juga perlu membagi waktu untuk mengurus rumah tangga dan mengasuh anak. Ketersediaan fasilitas pendukung keluarga di tempat kerja dapat membantu pekerja mengelola berbagai tanggung jawab tersebut.

Baca Juga: 72% Pekerja Rumah Tangga Tidak Dapat Cuti Tahunan

Laporan Studi Lanjut Kesenjangan Upah: Beban Pengasuhan dan Kerja Domestik yang Luput dari Hitungan Ekonomi yang diterbitkan Populix menunjukkan bahwa fasilitas pendukung keluarga yang paling banyak tersedia di tempat kerja adalah jam kerja fleksibel. Fasilitas ini dimiliki oleh 55,7% responden.

Jam kerja fleksibel memungkinkan pekerja memiliki pengaturan waktu kerja yang lebih menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Fasilitas tersebut menjadi bentuk dukungan yang paling umum dibandingkan fasilitas lainnya dalam survei Populix terhadap 1.000 rumah tangga perkotaan pada Maret-April 2026.

Selain jam kerja fleksibel, sebanyak 40,9% responden menyebut tempat kerjanya menyediakan pilihan kerja hybrid atau remote. Pola kerja tersebut menggabungkan pekerjaan dari kantor dan dari rumah atau memungkinkan pekerja bekerja sepenuhnya dari luar kantor.

Sementara itu, fasilitas berupa cuti keluarga tambahan tersedia pada 29,9% responden. Fasilitas ini memberikan tambahan waktu bagi pekerja ketika menghadapi kebutuhan keluarga tertentu. Adapun ruang laktasi masih relatif terbatas. Hanya 15,4% responden yang menyatakan tempat kerjanya menyediakan fasilitas tersebut.

Di sisi lain, masih terdapat 18,8% responden yang bekerja di tempat tanpa fasilitas pendukung keluarga apa pun. Kondisi ini menunjukkan bahwa akses terhadap dukungan keluarga di lingkungan kerja belum dirasakan secara merata oleh seluruh pekerja.

Populix juga menemukan adanya perbedaan dalam pengalaman pekerja. Sebanyak 39,4% pekerja yang tidak memiliki fasilitas pendukung keluarga melaporkan sering atau sangat sering merasa kewalahan karena tanggung jawab rumah tangga. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pekerja yang memiliki setidaknya satu fasilitas, yakni 24,6%.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa dukungan di tempat kerja tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik. Fleksibilitas waktu dan pola kerja juga menjadi bagian penting dalam membantu pekerja menghadapi tanggung jawab keluarga. Ke depan, semakin beragamnya pilihan dukungan di tempat kerja dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga dan membantu pekerja menjaga keseimbangan antara pekerjaan serta kehidupan rumah tangga.

Baca Juga: Bukan Remote, 71% Gen Z Ternyata Lebih Pilih Hybrid Working System!

Sumber:

https://populix.co/id/data-hub/reports/studi-lanjut-kesenjangan-upah-beban-pengasuhan-dan-kerja-domestik-yang-luput-dari-hitungan-ekonomi

Annisa Rendanianti
Ditulis oleh Annisa Rendanianti

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc