Makin Tinggi Pendidikan, Makin Tinggi Gaji Pekerja Indonesia pada 2025
Masyarakat • 3 Maret 2026Data BPS menunjukkan pekerja lulusan S1 ke atas punya gaji 2x lipat lebih besar dari lulusan SD ke bawah
Data BPS menunjukkan pekerja lulusan S1 ke atas punya gaji 2x lipat lebih besar dari lulusan SD ke bawah
Kelompok umur 40–44 tahun menerima upah paling tinggi, sebanyak Rp3,78 juta per bulan pada November 2025
Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi provinsi dengan rata-rata upah buruh terendah per November 2025, senilai Rp2,48 juta
Sebanyak 34,63% pekerja Indonesia merupakan lulusan SD ke bawah per November 2025, turun tipis dari Agustus 2025 yang sebesar 34,75%
Perusahaan swasta dan BUMN mendominasi minat karier mahasiswa hukum 2025 dengan 57,36%, disusul firma hukum (54,31%) dan lembaga pemerintah (50%)
Sebanyak 22% pekerja bergaji di bawah UMK merupakan lulusan SMA, tertinggi dari tingkat pendidikan lain pada 2025
Pemuda yang menganggur di Indonesia didominasi oleh pemuda berstatus terdidik (79,9%), yakni mereka pendidikan terakhirnya SMA ke atas
Sebanyak 22,36% pekerja muda overeducated atau bekerja di bawah kualifikasi pendidikannya akibat terbatasnya lapangan pekerjaan
Indonesia berada pada peringkat ke-8 dengan 15% pekerja yang menyatakan bahwa sumber stres mereka berasal dari pekerjaan
Upah buruh perempuan per Agustus 2025 masih tertinggal di semua jenjang pendidikan, meski tren peningkatan rata-rata upah terus terjadi
Skor IKLK anjlok sejak Mei 2025 dan mencapai skor terendahnya pada bulan September (92), menunjukkan masyarakat pesimis dengan ketersediaan lapangan kerja
Tingkat partisipasi kerja perempuan konsisten meningkat sejak 2018, tapi kesenjangan dengan laki-laki masih cukup lebar
AI dan big data menjadi skill yang paling dicari perusahaan di Asia Tenggara hingga 2030
Sekitar 88% responden mahasiswa RI setuju pendidikan tinggi membantu mempersiapkan diri untuk pasar kerja di masa depan
Tingginya pencari kerja tidak dibarengi dengan lowongan kerja yang memadai, membuat angka pengangguran masih tinggi
Kendala finansial dan pekerjaan jadi faktor utama generasi muda belum membeli rumah
Dalam 5 tahun terakhir, KEK mampu menyerap 153.957 tenaga kerja
Menurut Eskimoz, pengacara dan posisi manajerial akan sulit tergantikan oleh AI
Tren global dari CFA Institute menyebutkan bahwa anak muda merasa keuangan jadi jurusan yang paling relevan dalam mencari karier masa depan
CFA Institute menyebutkan bahwa tak hanya gaji yang menjadi pertimbangan fresh graduate dalam mencari pekerjaan, tetapi juga jenjang karier dan tunjangan
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook