45% Publik Indonesia Punya Pekerjaan Sampingan, Mengapa?

Faktor ekonomi jadi alasan utama publik Indonesia punya pekerjaan sampingan pada 2026.

Alasan Publik Indonesia Punya Pekerjaan Sampingan

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Punya pekerjaan sampingan kini jadi fenomena yang semakin umum di Indonesia. Banyak yang memilih menjalankan aktivitas tambahan untuk memperoleh tambahan penghasilan maupun menyalurkan minat pribadi. Menurut survei Litbang Kompas, sekitar 45% responden di Indonesia memiliki pekerjaan sampingan. 

Survei ini melibatkan 369 responden pekerja di 29 provinsi pada 22 Januari-5 Februari 2026 secara daring. Diperoleh margin of error sebesar 5,1% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Baca Juga: 10 Pekerjaan Ini Akan Banyak Dibutuhkan 5 Tahun Mendatang

Jika ditinjau menurut alasannya, mayoritas menjalani pekerjaan sampingan untuk memperoleh pemasukan ekstra, seperti disebutkan 75,63% responden. Hal ini menunjukkan kalau faktor ekonomi masih jadi pendorong paling kuat bagi masyarakat untuk mencari sumber pendapatan lain di luar pekerjaan utama.

Kondisi ini juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan hidup serta keinginan masyarakat untuk memiliki cadangan keuangan yang lebih aman. Banyak orang memanfaatkan waktu luang untuk menjalankan usaha kecil, bekerja secara freelance, atau mengembangkan bisnis sampingan berbasis digital. Dengan demikian, pekerjaan tambahan menjadi strategi untuk memperkuat stabilitas ekonomi.

Selain alasan finansial, 6,72% responden menyatakan bahwa pekerjaan tambahan mereka berawal dari aktivitas yang disukai. Dalam banyak kasus, hobi seperti memasak, membuat kerajinan, fotografi, hingga membuat konten digital dapat berkembang menjadi sumber penghasilan baru.

Ada pula 5,04% responden yang memiliki pekerjaan sampingan karena tidak memiliki pekerjaan utama. Faktor fleksibilitas kerja juga turut berperan. Sebanyak 4,2% responden mengatakan bahwa mereka memiliki pekerjaan sampingan karena pekerjaan utama mereka cukup fleksibel, sehingga masih memungkinkan untuk melakukan aktivitas lain yang menghasilkan pendapatan.

Selain itu, 3,36% responden menyebut pekerjaan sampingan sebagai pengganti pekerjaan utama dam 1,68% responden bekerja sampingan untuk membantu usaha keluarga. Sisanya sekitar 3,36% responden menyebut berbagai alasan lain.

Baca Juga: Jenis Pekerjaan Utama Penduduk Bekerja Indonesia 2025

Sumber:

https://www.kompas.id/artikel/tak-cukup-untuk-kebutuhan-hidup-warga-kelas-menengah-kerja-sampingan

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook