Sejak 2002, tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Anak Sedunia atau International Childhood Cancer Day (ICCD). Adanya hari kanker ini sebagai kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker anak.
Menurut paparan Ketua UKK Hematologi Onkologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Tenny Tjitra Sari mengatakan terdapat 1821 anak Indonesia yang tercatat di 12 RS besar Indonesia yang menjadi pasien kanker, namun hanya 1319 anak yang datanya sudah tervalidasi.
Dari data tersebut, diketahui bahwa Leukemia limfoblastik yang muncul di urutan pertama sebagai kanker yang banyak diidap yakni sejumlah 673 anak. Posisi kedua ada Leukemia myeoblastik akut dengan 144 anak, dilanjutkan Retinoblastoma atau kanker retina di posisi ketiga sebanyak 102 anak.
Urutan keempat ada Osteosarkoma sebanyak 91 anak, dan Lomfomamadlina di urutan kelima dengan 75 anak. Disusul Nefroblastoma dan tumor ginjal di posisi keenam yang mencapai 68 anak, lalu posisi ketujuh terdapat Neuroblastoma sejumlah 58 anak.
Kemudian di posisi kedelapan ada Leukemia myeloblastoma dengan 50 anak dan dalam daftar kesembilan ada Tumor Ganas Sel Geminalgonad Ganas sebanyak 47 anak.