Korupsi masih menjadi isu yang banyak dibahas pada 2025. Rentetan kasus korupsi seolah tak ada hentinya diungkap ke publik, memantik amarah sekaligus hancurnya kepercayaan terhadap pemerintah. Mereka yang kaya semakin memperkaya diri, sedangkan rakyat dibiarkan melarat.
Jauh dari itu, korupsi sejatinya mencerminkan rendahnya integritas para petinggi negara, mereka yang menghalalkan segala cara untuk bisa memperoleh kekayaan sebanyak mungkin, meski berarti menginjak-injak rakyat.
Pemerintah punya peran penting dalam memastikan pelaksanaan tata negara yang bersih, bebas dari korupsi yang merugikan negara. Meski begitu, survei Kawula17 pada 2025 menyebutkan bahwa 84% responden merasa peran pemerintah menangani korupsi masih di bawah ekspektasi. Nilai ini terutama tinggi di kalangan perempuan, dengan capaian 86%. Hanya 7% yang merasa peran pemerintah sudah di atas ekspektasi.
Walau sudah banyak kasus korupsi yang diberantas dalam enam bulan pertama tahun 2025, kebanyakan responden masih ragu akan peran pemerintah memastikan Indonesia bersih dari korupsi. Buruknya penilaian ini naik dari Semester II 2024, di mana hanya 56% responden yang menilai peran pemerintah masih di bawah ekspektasi.
Untuk isu Hak Asasi Manusia (HAM), 78% responden menilai peran pemerintah di bawah ekspektasi, dan hanya 4% yang merasa pemerintah sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjamin HAM setiap rakyatnya.
Isu berikutnya yang dibahas adalah isu lingkungan, dengan 78% responden merasa peran pemerintah masih di bawah ekspektasi dan hanya 4% yang merasa sebaliknya. Terakhir, terkait kesetaraan gender, 66% responden menilai peran pemerintah di bawah ekspektasi dan hanya 4% yang menilai sebaliknya.
Penilaian ini sejatinya bukan hanya kritik, melainkan pula harapan dan asa bagi pemerintah untuk semakin mengedepankan isu-isu tersebut guna meningkat kesejahteraan rakyat. Penilaian ini menujukkan bahwa masyarakat peduli, berharap bahwa suatu saat nanti, isu korupsi, HAM, lingkungan, dan kesetaraan gender dapat teratasi dengan baik.
Adapun survei dari Kawula17 ini melibatkan 1.342 responden berusia 17-35 tahun pada 10-17 Juli 2025. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui metode Computer-Assisted Self Interviewing (CASI).
Baca Juga: Total Korupsi 2024 Sentuh Rp984 Triliun, Apa Saja Daftar Perkaranya?
Sumber:
https://kawula17.id/publikasi