Kawasan Rebana merupakan kawasan pengembangan ekonomi baru di Jawa Barat yang mencakup tujuh daerah, yakni Kabupaten Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Cirebon, Kuningan, serta Kota Cirebon. Kawasan ini dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industri, logistik, pertanian modern, dan pariwisata, dengan dukungan infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, serta jaringan jalan tol. Pemerintah menempatkan Rebana sebagai kawasan andalan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan ekonomi antarwilayah di Jawa Barat.
Baca Juga: Kawasan Rebana Sebagai Wajah Baru Jawa Barat, Apa Saja Potensinya?
Dalam konteks tersebut, realisasi investasi menjadi indikator penting untuk menilai efektivitas pengembangan Kawasan Rebana. Selain itu, realisasi investasi berkontribusi langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang diunggah melalui akun Instagram resmi Kawasan Rebana, total realisasi investasi di kawasan ini mencapai Rp36,67 triliun, meningkat sebesar Rp13,41 triliun atau 57,67% dibandingkan tahun 2024.
Kabupaten Subang tercatat sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi sepanjang 2025, yakni mencapai Rp18,2 triliun. Capaian ini menempatkan Subang jauh melampaui daerah lain di Kawasan Rebana. Dominasi Subang dalam realisasi investasi memperkuat posisinya sebagai penggerak baru pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat bagian timur.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir turut memberi komentar bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan serta komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang ramah dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, capaian investasi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja. Sebanyak 5.876 tenaga kerja terserap, ini menunjukkan investasi benar-benar dirasakan oleh warga Sumedang," ujarnya, mengutip, Tribun Jabar, (21/01/2026)
Di posisi berikutnya, Kabupaten Sumedang mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp5,63 triliun. Kabupaten Cirebon menyusul dengan nilai Rp4,01 triliun, diikuti Kabupaten Majalengka sebesar Rp3,36 triliun dan Kabupaten Indramayu sebesar Rp3,35 triliun.
Sementara itu, Kota Cirebon mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,85 triliun. Kabupaten Kuningan berada di posisi terakhir dengan realisasi investasi Rp253 miliar. Secara keseluruhan, capaian investasi 2025 ini menegaskan peran Kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Realisasi Investasi Terbesar 2025
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DTw_XGdE2oG/?igsh=MXVmcXVoYmhtZWo5bQ==