Investasi merupakan salah satu indikator utama dalam menilai pertumbuhan dan ketahanan ekonomi suatu daerah. Arus penanaman modal yang terus meningkat mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi, kepastian hukum, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat struktur industri, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, capaian investasi kerap dijadikan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca Juga: Ketimpangan Realisasi Investasi Daerah di Indonesia, Bagaimana Datanya?
Pada 2025, Provinsi Jawa Barat mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp296,83 triliun dan menempati posisi pertama secara nasional. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 18,19% atau setara Rp45,68 triliun dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan posisi Jawa Barat sebagai salah satu daerah dengan daya tarik investasi tertinggi di Indonesia.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa tingginya realisasi investasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus berupaya memastikan investasi di Jabar aman dan mudah sehingga dipercaya investor," ujarnya, mengutip, Tempo, (16/1/2026)
Tingginya realisasi investasi tersebut juga didorong oleh kontribusi signifikan dari berbagai sektor usaha. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp158,9 triliun. Dominasi sektor ini menunjukkan kuatnya basis manufaktur sebagai penggerak utama perekonomian di Jawa Barat.
Selain itu, sektor real estate memberikan kontribusi sebesar Rp33,2 triliun, sedangkan sektor informasi dan komunikasi mencatatkan realisasi investasi Rp30,4 triliun, yang mencerminkan semakin kuatnya peran ekonomi digital dan perkembangan teknologi informasi di Jawa Barat.
Adapun sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, menyumbang investasi sebesar Rp16,9 triliun. Di sisi lain, sektor pengadaan listrik dan gas turut berkontribusi dengan nilai investasi mencapai Rp9,4 triliun.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Investasi Terbesar
Sumber:
https://web-dpmptsp.jabarprov.go.id/