Perbandingan Upah Bulanan Desa dan Kota menurut Jabatan 2025

Upah pekerja di perkotaan lebih tinggi dibanding perdesaan pada hampir semua jenis pekerjaan.

Rata-Rata Upah Pekerja per Bulan Menurut Jabatan

(2025)
Ukuran Fon:

Perbedaan tingkat upah antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih menjadi sorotan utama kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, rata-rata upah buruh/karyawan/pegawai per bulan di wilayah perkotaan secara konsisten tercatat lebih tinggi dibandingkan perdesaan di hampir seluruh jenis pekerjaan. Pola ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dengan nilai tambah tinggi masih banyak terpusat di wilayah perkotaan, terutama pada sektor jasa modern dan pekerjaan berbasis keahlian.

Pada tahun 2025, jenis pekerjaan dengan rata-rata upah tertinggi berada pada kelompok tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan. Di wilayah perkotaan, upah pada sektor ini mencapai Rp7,84 juta per bulan, sementara di perdesaan sebesar Rp4,70 juta per bulan. Selisih ini menjadi yang terbesar dibandingkan jenis pekerjaan lainnya, yakni mencapai sekitar Rp3,14 juta atau sekitar 1,67 kali lebih tinggi di perkotaan. Hal ini mencerminkan besarnya tanggung jawab dan kompleksitas pekerjaan di posisi manajerial, terutama di pusat-pusat ekonomi.

Baca Juga: Ini Dia Lapangan Kerja dengan Upah Tertinggi Awal 2024

Kelompok pekerjaan lain seperti tenaga profesional, teknisi, serta tenaga tata usaha juga menunjukkan tren serupa. Di perkotaan, rata-rata upah pada kelompok ini berada di kisaran Rp4,48 juta, sementara di perdesaan berkisar antara Rp2,72 juta hingga Rp2,75 juta. Kondisi ini mengindikasikan bahwa akses terhadap pekerjaan dengan keterampilan tinggi masih lebih banyak tersedia di wilayah perkotaan dibandingkan perdesaan, seiring dengan konsentrasi industri dan layanan modern.

Di sisi lain, sektor dengan rata-rata upah terendah tercatat pada tenaga usaha pertanian, kehutanan, perburuan, dan perikanan di perkotaan sebesar Rp2,50 juta, serta tenaga usaha penjualan di perdesaan sebesar Rp1,91 juta. Selain itu, beberapa sektor seperti tenaga usaha penjualan juga mengalami penurunan upah dibandingkan tahun sebelumnya, baik di perkotaan maupun perdesaan. Hal ini menunjukkan adanya dinamika pasar tenaga kerja yang dipengaruhi oleh perubahan permintaan dan kondisi ekonomi.

Meski kesenjangan upah masih terlihat, data ini juga menunjukkan adanya peluang untuk mendorong pemerataan ekonomi. Peningkatan keterampilan tenaga kerja, perluasan lapangan pekerjaan di daerah, serta penguatan sektor produktif di perdesaan menjadi langkah penting untuk memperkecil perbedaan upah dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata di masa depan.

Baca Juga: Provinsi dengan Rata-rata Upah Buruh Terbesar 2024

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/30/da7500eda2726087918c0d87/indikator-pekerjaan-layak-di-indonesia-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook