Persentase Pekerja Komuter Indonesia Menurut Jenis Kelamin 2024-2026

Pekerja komuter di Indonesia masih didominasi laki-laki, meski proporsi perempuan terus meningkat.

Pekerja Komuter Menurut Jenis Kelamin

(Februari 2024-2026)
Ukuran Fon:

Mobilitas tenaga kerja antardaerah masih menjadi bagian penting dalam dinamika ketenagakerjaan di Indonesia. Salah satu bentuk mobilitas tersebut terlihat dari pekerja komuter, yaitu penduduk bekerja yang melakukan perjalanan ke luar kabupaten/kota tempat tinggalnya untuk bekerja dan kembali pada hari yang sama. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), komposisi pekerja komuter menurut jenis kelamin pada periode Februari 2024 hingga Februari 2026 masih didominasi oleh laki-laki.

Pada Februari 2024, persentase pekerja komuter laki-laki tercatat sebesar 71,65%, sementara perempuan sebesar 28,35%. Dominasi laki-laki ini masih berlanjut pada Februari 2025 dengan persentase sebesar 70,94%, sedangkan perempuan meningkat menjadi 29,06%.

Memasuki Februari 2026, persentase pekerja komuter laki-laki kembali mengalami penurunan menjadi 69,48%. Sebaliknya, persentase pekerja komuter perempuan meningkat menjadi 30,52%. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi penurunan sebesar 1,46 persen poin pada pekerja komuter laki-laki, sementara pekerja komuter perempuan mengalami peningkatan dengan besaran yang sama.

Baca Juga: Karakteristik Pekerja Komuter Indonesia per Agustus 2025

Perubahan ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan dalam mobilitas kerja antardaerah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Meskipun pekerja komuter laki-laki masih mendominasi, kesenjangan proporsi antara laki-laki dan perempuan mulai menyempit secara bertahap. Kondisi ini juga mencerminkan semakin terbukanya akses perempuan terhadap peluang kerja di berbagai wilayah serta meningkatnya mobilitas tenaga kerja di Indonesia.

Secara keseluruhan, jumlah pekerja komuter di Indonesia pada Februari 2026 mencapai 7,19 juta orang atau sekitar 4,87% dari total penduduk bekerja. Jumlah tersebut menurun dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebesar 7,31 juta orang atau sekitar 5,01% dari total penduduk bekerja. Meski mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, pekerja komuter tetap menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, terutama di wilayah perkotaan dan kawasan penyangga.

Perkembangan transportasi, pusat ekonomi yang terkonsentrasi di wilayah tertentu, serta kebutuhan pekerjaan menjadi faktor yang terus mendorong mobilitas tenaga kerja antarwilayah.

Baca Juga: Penggunaan Kendaraan Pribadi Berkurang, Berikut Jenis Transportasi Andalan Bagi Para Pekerja Komuter di Indonesia

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/05/2574/keadaan-ketenagakerjaan-.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook