Skor PISA 2025 Turun, Jadi yang Terendah Sepanjang Sejarah
Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, skor PISA pada 2025 menjadi yang terendah, dengan rincian skor sains 486, skor membaca 466, dan skor matematika 469.
Perkembangan Skor PISA di Bidang Sains, Membaca, dan Matematika
(2009-2025)
Unduh
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) meluncurkan Programme for International Student Assessment (PISA), survei rutin yang dilakukan setiap tiga tahun sekali sejak tahun 2000 terhadap siswa berusia 15 tahun di seluruh dunia. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah menguasai kemampuan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk berperan serta dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Survei PISA dilakukan dan diukur melalui tiga kompetensi utama, yakni sains, membaca, serta matematika secara Paper Based Test (PBT) yang kemudian beradaptasi menjadi Computer Based Test (CBT).
Skor PISA tidak memiliki standar minimum atau maksimum tetap, karena merupakan hasil analisis dari perbandingan seluruh responden siswa dari keseluruhan negara atau wilayah yang terlibat. Namun, nilai 500 ditetapkan sebagai titik tengah rata-rata OECD dan bersifat fluktuatif tergantung bagaimana performa negara anggota OECD.
Baca Juga: 10 Negara dengan Skor PISA Sains Terendah 2025, Ada Palestina
Pada tahun 2009, skor PISA di bidang sains mencapai 506, kemudian turun hanya satu poin di tahun 2012 menjadi 505. Memasuki tahun 2015, skor PISA bidang sains turun menjadi 497. Penurunan terus berlanjut pada tahun 2018 yang menyentuh angka 493. Skornya pun terus turun menjadi 491 pada 2022 dan 485 pada 2025.
Sementara itu, skor PISA membaca juga terus turun. Pada tahun 2009. skornya hampir mendekati nilai yang ditetapkan OECD, yakni sebesar 499. Berbanding terbalik dengan skor sains yang sempat menurun pada tahun 2012, terlihat ada kenaikan skor PISA membaca pada tahun ini, meskipun hanya naik dua poin menjadi 501.
Kendati demikian, pada tahun 2015, skor PISA membaca mulai menunjukkan tanda-tanda kemerosotan, yakni menjadi 497, skor yang serupa dengan bidang sains pada tahun yang sama.
Setelahnya, pada tahun 2018, skor PISA membaca hanya mencapai 493. Tren penurunan terus berlanjut hingga tahun 2022 menjadi sebesar 482 dan tahun 2025 yang sebesar 466.
Di sisi lain, skor PISA bidang matematika pada tahun 2009 sempat melampaui rata-rata yang ditentukan OECD, tembus hingga 502 poin. Sejak saat itu, penyusutan skor PISA matematika terus terjadi.
Awalnya pada tahun 2012, skor PISA matematika hanya turun beberapa poin menjadi 499, tetapi kemudian penurunan semakin besar ketika memasuki tahun 2015 yang skornya menjadi 496, terus bertahan hingga tahun 2018.
Pada 2022, skor PISA matematika anjlok menjadi 480, sampai akhirnya pada tahun 2025, skor PISA matematika menyentuh titik yang paling rendah dengan selisih poin yang besar, yakni sebesar 469.
Pandemi COVID-19 sempat menghalangi survei PISA yang dilaksanakan pada tahun 2021, sehingga OECD langsung melompat ke tahun 2022.
Adapun PISA 2025 yang dirilis oleh OECD ini telah melibatkan lebih dari 760 ribu siswa, dari 91 negara dan wilayah ekonomi, termasuk seluruh anggota OECD termasuk 53 negara yang tidak.
Baca Juga: Skor PISA 2025 Rilis, Inilah 10 Negara dengan Kualitas Pendidikan Sains Terbaik
Sumber:
https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2025-results-volume-i_73451bc5-en.html
Ditulis oleh Zalfa Ronaa
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: