Parfum menjadi salah satu produk perawatan diri yang semakin digemari masyarakat Indonesia. Selain sebagai penunjang penampilan, parfum kini dipandang sebagai bagian dari gaya hidup yang mampu mencerminkan karakter seseorang. Tingginya minat ini membuat penjualan parfum terutama produk lokal semakin kompetitif di berbagai platform e-commerce.
Lembaga pengamat penjualan produk FMCG, Compas, bersama CNBC Indonesia baru saja merilis nominasi Epic Awards 2026 untuk brand-brand lokal yang mencatat performa gemilang di ranah e-commerce. Selain mengungkap para pemenang, laporan ini juga memetakan e-commerce paling diminati masyarakat Indonesia ketika berbelanja parfum secara online.
Dari hasil pengamatan, Shopee menjadi platform yang paling banyak digunakan publik untuk membeli parfum dengan persentase 49,6%. Angka ini hanya sedikit lebih tinggi dari Shop-Tokopedia yang mencatat 47,2%, menunjukkan persaingan ketat antara dua platform terbesar di Indonesia tersebut. Sementara itu, Lazada mencatatkan 3%, dan Blibli berada di angka 0,13%. Data ini menunjukkan bahwa preferensi konsumen masih sangat terpusat pada dua e-commerce utama.
Jika menilik jenis tokonya, mayoritas konsumen tampak sangat menjaga aspek keaslian produk. Sebanyak 74,8% pembeli memilih bertransaksi di official store karena dianggap lebih aman dan menawarkan jaminan keaslian parfum. Adapun 25,2% lainnya membeli melalui toko non-official atau reseller, biasanya karena perbedaan harga yang lebih terjangkau.
Semua temuan ini dihimpun dari penjualan parfum lokal berbagai brand di Indonesia pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2025. Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa tren belanja parfum di e-commerce Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh platform, tetapi juga oleh kepercayaan konsumen terhadap keaslian produk.
Baca Juga: 10 Brand Parfum Terlaris di Shopee Indonesia 2025, Mana Favoritmu?
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DRReozZEh2X/?igsh=eWpmYXJxZGozNml4