Poin Penting
- Pada tahun 2025, jumlah pekerja komuter di Indonesia mencapai 7,7 juta orang.
- Pekerja komuter berkontribusi 5,2% dari total pekerja di Indonesia pada tahun 2025.
- Jumlah pekerja komuter sempat menurun menjadi 7 juta orang pada 2020 saat pandemi COVID-19.
- Jumlah pekerja komuter tertinggi tercatat pada 2019 dengan 8,9 juta orang.
- Persentase pekerja komuter mencapai puncaknya pada 2019 sebesar 6,9%.
Mobilitas pekerja antardaerah masih menjadi bagian penting dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mayoritas penduduk bekerja masih menjalankan aktivitas di kabupaten atau kota tempat tinggalnya. Namun, jutaan pekerja lainnya melakukan perjalanan rutin ke wilayah administrasi berbeda untuk bekerja atau yang dikenal sebagai pekerja komuter.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2025 yang dirilis oleh BPS, sebanyak 7,7 juta orang atau 5,2% dari total pekerja di Indonesia merupakan pekerja komuter.
Adapun pekerja komuter adalah mereka yang melakukan perjalanan pulang pergi setiap hari menuju tempat kerja yang berada di kabupaten atau kota berbeda dengan tempat tinggalnya.
Baca Juga: 147 Juta Orang Bekerja, Seberapa Kuat Fondasi Pasar Kerja Indonesia?
Secara tren, jumlah pekerja komuter di Indonesia mengalami fluktuasi dalam satu dekade terakhir. Jumlahnya meningkat dari 7,1 juta orang pada 2016 menjadi 8,9 juta orang pada 2019.
Saat pandemi Covid-19 pada 2020, jumlah pekerja komuter di Indonesia mengalami penurunan, menjadi 7 juta orang, kemudian berangsur naik menjadi 8,1 juta orang pada 2022. Setelah kembali menurun menjadi 7,4 juta orang pada 2023, jumlah pekerja komuter meningkat menjadi 7,6 juta orang pada 2024 dan kembali naik menjadi 7,7 juta orang pada 2025.
Pola serupa juga terlihat pada persentase pekerja komuter terhadap total pekerja nasional. Proporsinya naik dari 6% pada 2016 menjadi 6,9% pada 2019, sebelum turun menjadi 5,5% pada 2020.
Persentase tersebut sempat meningkat menjadi 5,6% pada 2021 dan 6% pada 2022, kemudian berada di kisaran 5,2% hingga 5,3% sejak 2023 hingga 2025. Pada 2025, persentase pekerja komuter tercatat sebesar 5,2%.
Meski proporsinya relatif stabil dalam tiga tahun terakhir, keberadaan jutaan pekerja komuter menunjukkan tingginya mobilitas tenaga kerja antardaerah di Indonesia.
Baca Juga: 10 Wilayah Metropolitan dengan Proporsi Pekerja Komuter Tertinggi 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/07/27/8a5986ae0a9e0a1481b50189/analisis-mobilitas-tenaga-kerja-hasil-sakernas-2025.html