Tren Produksi Perikanan Nasional 2021-2026, Subsektor Budi Daya Jadi Tulang Punggung

Produksi perikanan nasional meroket hingga 26,26 juta ton pada 2025, tumbuh 3,84% sepanjang 2020-2025.

Tren Produksi Perikanan Nasional

(2021-2026)

Indonesia sebagai negara maritim memiliki wilayah perairan yang luas serta kekayaan laut yang sangat besar. Sektor kelautan dan perikanan pun menjadi salah satu tumpuan aktivitas ekonomi melalui pemanfaatan hasil laut, baik yang ditangkap maupun dibudidayakan oleh masyarakat.

Adapun perkembangan produksi perikanan nasional terekam dalam Rilis Data Kelautan dan Perikanan Triwulan II 2026. Perlu digarisbawahi bahwa data 2025 masih bersifat sementara, sedangkan angka 2026 merupakan estimasi dengan metode perhitungan Double Exponential Smoothing (DES) dan Moving Average (MA).

Baca Juga: Negara dengan Batas Maritim Terluas di Asia Pasifik

Perkembangan tersebut terepresentasi dalam tren produksi perikanan nasional selama beberapa tahun terakhir. Volumenya meningkat dari 21,87 juta ton pada 2021 menjadi 22,27 juta ton pada 2022, dan 23,21 juta ton pada 2023.

Jumlah tersebut kian bertambah hingga mencapai 23,57 juta ton pada 2024. Kenaikan paling terasa saat total produksi meraih 26,26 juta ton pada 2025 atau tumbuh 3,84% sepanjang 2020-2025.

Lonjakan ini terutama berasal dari perikanan budi daya yang melonjak 4,59%, sementara perikanan tangkap bergerak relatif stabil di kisaran 2,37% selama lima tahun kebelakang.

Jika dirincikan dalam satuan volume, produksi perikanan budi daya tercatat paling produktif menghasilkan 18,41 juta ton pada 2025.

Berdasarkan angka tersebut, tahun 2025 menjadi puncak kejayaan sektor kelautan nasional ketika total produksi perikanan melonjak drastis berkat dominasi subsektor budi daya serta perikanan tangkap yang produktif.

Produksi terus berlanjut mencapai 13,08 juta ton pada pertengahan 2026 yang terdiri dari 6,30 juta ton pada Triwulan I dan 6,78 juta ton pada Triwulan II.

Masyarakat dapat ikut menjaga keberlanjutan laut melalui pengurangan sampah plastik dan perlindungan ekosistem pesisir agar potensi sektor kelautan terus berkembang.

Baca Juga: Produksi Perikanan Indonesia Tembus 6,78 Juta Ton pada Triwulan II 2026

Sumber:

https://portaldata.kkp.go.id/portals/publikasi/rilis

Rosita Fatimah Azahra
Ditulis oleh Rosita Fatimah Azahra

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc