10 Provinsi dengan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan Terendah Agustus 2026
Top 3 provinsi dengan NTPi terendah diisi oleh Kepulauan Riau (86,27), Kepulauan Bangka Belitung (87,48), dan Sumatra Selatan (89,44).
Top 3 provinsi dengan NTPi terendah diisi oleh Kepulauan Riau (86,27), Kepulauan Bangka Belitung (87,48), dan Sumatra Selatan (89,44).
Provinsi-provinsi di wilayah Indonesia bagian tengah mendominasi top 5 NTPi tertinggi Agustus 2026, Sulawesi Tenggara memimpin sebesar 129,35.
Lima provinsi dengan NTN terendah masih berada di angka acuan, yakni Kalimantan Tengah (95,20), NTT (96,07), Banten (98,05), dan Papua Barat Daya (98,12).
Provinsi-provinsi di wilayah Indonesia bagian barat mendominasi daftar NTN tertinggi Agustus 2026, dipimpin oleh DI Yogyakarta sebesar 137,85.
Nila memimpin produksi perikanan budi daya Triwulan II 2026 dengan total 394,26 ribu ton dengan laju pertumbuhan 11,18%.
Produksi perikanan nasional meroket hingga 26,26 juta ton pada 2025, tumbuh 3,84% sepanjang 2020-2025.
Jumlah pelaku usaha kelautan dan perikanan mencapai 2,26 juta pada Triwulan II 2026, didominasi penangkapan ikan (1,09 juta) dan pembudidaya ikan (802,40 ribu).
Pulau Sumatra dan Jawa menjadi wilayah dengah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terbanyak di Indonesia. Masing-masingnya menyumbangkan 16 unit KNMP
Cakalang (235,6 ribu ton) jadi jenis ikan yang paling banyak dijual di TPI Indonesia pada 2024, disusul layang (176,6 ribu ton) dan cumi-cumi (70,5 ribu)
Pada tahun 2024, konsumsi kalori dan protein per kapita dari ikan menurun, masing-masing menjadi 51,90 kkal dan 9,38 kkal
Mayoritas desa tepi laut melakukan perikanan tangkap dalam memanfaatkan laut sekitar
BPS mencatat sektor pertanian menyumbang 12,53% terhadap total PDB nasional, subsektor tanaman perkebunan berkontribusi paling besar
Jakarta Timur menjadi wilayah dengan produksi budidaya benih ikan konsumsi terbanyak dibandingkan wilayah lainnya di Provinsi DKI Jakarta
Meskipun tergolong berukuran kecil, ikan petek dan selar mengandung gizi yang besar
Jawa Barat menjadi provinsi dengan volume produksi lele terbanyak tahun 2022 dengan total 267.306,47 ton.
Tujuh dari sebelas Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) RI berstatus eksploitasi berlebih, sedangkan sisanya tereksploitasi sepenuhnya
Amerika Serikat duduki posisi teratas sebagai negara tujuan utama yang memiliki nilai ekspor terbanyak
atau masuk dengan akun media sosial