Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026, Akhiri Surplus 72 Bulan
Ekonomi dan Bisnis • 4 Juli 2026Indonesia terakhir kali mencatatkan defisit neraca perdagangan pada April 2020 sebesar US$0,40 miliar
Indonesia terakhir kali mencatatkan defisit neraca perdagangan pada April 2020 sebesar US$0,40 miliar
Dengan pendapatan sebesar Rp2.113,3 triliun dan belanja negara Rp2.593 triliun, APBN Oktober 2025 mencetak defisit Rp479,7 triliun
Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik dan perang dagang, pemerintah Indonesia tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi
Realisasi belanja negara Maret 2025 mencapai Rp620 triliun. Indonesia membukukan defisit mencapai Rp104,2 triliun
Konsumsi emas di India 50 kali lebih tinggi dari produksi domestik dengan defisit 733 ton. Sedangkan Indonesia di peringkat keenam dengan surplus 88 ton
Indonesia mengalami defisit sebesar Rp347,6 triliun pada tahun 2023. Defisit ini setara dengan sekitar 1,65% dari produk domestik bruto (PDB)
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook