10 Kota Besar dengan Gaji Terendah di Dunia 2026, Jakarta Masuk Daftar

Kairo berada di posisi terbawah, sementara Jakarta menempati peringkat kedua dengan rata-rata gaji bersih US$426 per bulan setelah pajak.

Kota Besar dengan Gaji Terendah di Dunia

(2026)

Perbedaan tingkat pendapatan antarkota besar dunia masih menunjukkan kesenjangan yang sangat lebar pada 2026.

Berdasarkan data rata-rata gaji bulanan setelah pajak di 69 kota besar dunia, sejumlah kota metropolitan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi ternyata masih memiliki tingkat pendapatan pekerja yang relatif rendah dibandingkan kota-kota dengan upah tertinggi.

Kairo, Mesir, tercatat sebagai kota besar dengan rata-rata gaji terendah di dunia pada 2026. Pekerja di ibu kota Mesir tersebut memiliki pendapatan bersih rata-rata sekitar US$220 per bulan setelah pajak.

Jakarta, Indonesia, berada di posisi berikutnya dengan rata-rata gaji bersih sebesar US$426 per bulan. Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Jakarta memiliki aktivitas bisnis yang berkembang pesat, tetapi tingkat pendapatan rata-rata pekerjanya masih berada jauh di bawah banyak kota metropolitan global lainnya.

Baca Juga: Jakarta Masuk 3 Besar Kota dengan Street Food Terbaik Dunia 2026

Manila, Filipina, menempati posisi ketiga dalam daftar kota dengan gaji terendah dengan pendapatan bersih rata-rata US$471 per bulan. Meskipun menjadi pusat ekonomi dan layanan bisnis Filipina, pendapatan rata-rata masih relatif rendah.

Delhi, India, mencatat rata-rata gaji bulanan setelah pajak sebesar US$538. Sebagai salah satu kawasan metropolitan terbesar di dunia tingkat upah rata-ratanya masih berada di kelompok bawah.

Rio de Janeiro, Brasil, berada di urutan berikutnya dengan rata-rata pendapatan bersih US$594 per bulan. Kota wisata dan budaya terkenal di Brasil ini menghadapi perbedaan besar antara sektor ekonomi formal dan informal.

Bangkok, Tailan, menjadi kota besar dengan gaji terendah keenam di dunia, mencatat rata-rata gaji bersih US$623 per bulan. Bangkok memiliki ekonomi yang berkembang, namun pendapatan rata-rata pekerja masih lebih rendah dibandingkan sejumlah kota besar Asia lainnya seperti Singapura, Seoul, maupun Tokyo.

Bogotá, Kolombia, berada di posisi berikutnya dengan rata-rata gaji bulanan setelah pajak sebesar US$718. Ibu kota Kolombia ini merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi nasional, tapi masih tertinggal dibandingkan banyak kota besar di dunia.

Mumbai, India, mencatat rata-rata pendapatan bersih US$777 per bulan. Sebagai pusat keuangan India dan rumah bagi industri hiburan Bollywood, Mumbai memiliki sektor ekonomi bernilai tinggi, tetapi biaya hidup dan ketimpangan ekonomi membuat rata-rata pendapatan masih relatif rendah.

Santiago, Cili, menempati posisi berikutnya dengan gaji bersih rata-rata US$798 per bulan. Sebagai salah satu kota paling maju di Amerika Latin, Santiago memiliki ekonomi yang lebih stabil dibandingkan banyak kota regional lainnya, namun masih memiliki kesenjangan pendapatan jika dibandingkan dengan pusat ekonomi dunia.

Bangalore, India, melengkapi daftar 10 besar kota besar dengan gaji terendah, dengan rata-rata pendapatan bersih US$804 per bulan. Dikenal sebagai pusat teknologi dan startup India, Bangalore menjadi contoh kontras antara pertumbuhan industri modern dan tingkat pendapatan rata-rata masyarakat yang masih berada di bawah standar.

Kesenjangan pendapatan global terlihat semakin jelas ketika dibandingkan dengan kota berpenghasilan tertinggi. Zurich, Swiss, memimpin daftar dengan rata-rata gaji bersih US$8.363 per bulan, hampir 38 kali lebih tinggi dibandingkan Cairo. Sementara itu, San Francisco berada di posisi kedua dengan pendapatan rata-rata US$7.601 per bulan.

Data ini membandingkan rata-rata gaji bulanan setelah pajak di 69 kota besar dunia pada 2026. Seluruh nilai dikonversi ke dolar Amerika Serikat (USD) dan menggunakan data Numbeo yang dipublikasikan melalui laporan perbandingan harga global Deutsche Bank. Perhitungan hanya mencerminkan pendapatan bersih rata-rata pekerja dan tidak memasukkan indikator biaya hidup atau tingkat daya beli.

Baca Juga: 10 Kota dengan Jumlah Penduduk Terbanyak 2026

Sumber:

https://www.visualcapitalist.com/wp-content/uploads/2026/07/Mapping_the_World_s_Prices_2026.pdf

Key Insights

  • Kesenjangan pendapatan global masih sangat ekstrem, dengan gaji rata-rata di Zurich (US$8.363) 38 kali lebih tinggi dari Kairo (US$220).
  • Kota-kota besar di Asia Tenggara seperti Jakarta (US$426) dan Manila (US$471) memiliki daya saing upah yang rendah dibandingkan pusat ekonomi global lainnya.
  • Meskipun menjadi pusat ekonomi regional, kota-kota seperti Jakarta dan Manila masih bergulat dengan tantangan upah rendah yang mungkin disebabkan oleh struktur industri atau biaya hidup.
  • India memiliki tiga kota (Delhi, Mumbai, Bangalore) dalam daftar gaji terendah, menunjukkan tantangan luas dalam meningkatkan standar pendapatan di negara tersebut.
  • Pendapatan rendah di beberapa kota (misalnya Rio de Janeiro, Mumbai) bisa jadi disebabkan oleh besarnya sektor informal atau ketimpangan ekonomi yang tinggi.
Daffa Shiddiq Al-Fajri
Ditulis oleh Daffa Shiddiq Al-Fajri

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc