10 Provinsi dengan Cakupan Imunisasi Balita Tertinggi pada 2026
DI Yogyakarta mencatat cakupan imunisasi balita tertinggi pada 2026 sebesar 99,42%, disusul Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur.
10 Provinsi dengan Cakupan Imunisasi Balita Tertinggi
(Tahun 2026)
Unduh
Imunisasi menjadi salah satu upaya penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Pemberian imunisasi sejak usia dini membantu membentuk kekebalan tubuh sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit di masyarakat.
Tingginya cakupan imunisasi juga dapat menggambarkan akses balita terhadap layanan kesehatan dasar. Namun, capaian tersebut berbeda-beda di setiap wilayah, salah satunya karena perbedaan akses terhadap fasilitas kesehatan, ketersediaan layanan, serta partisipasi masyarakat dalam membawa anak untuk mendapatkan imunisasi.
Baca Juga: 836 Ribu Anak Indonesia Belum Mendapat Imunisasi, Apa Alasannya?
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 93% penduduk berumur 0-59 bulan atau balita di Indonesia tercatat pernah mendapatkan imunisasi pada 2026. Sementara itu, 7,00% lainnya tercatat tidak pernah diberi imunisasi.
DI Yogyakarta mencatat provinsi dengan cakupan imunisasi balita tertinggi, yakni 99,42%. Artinya, hampir seluruh balita di provinsi tersebut tercatat pernah mendapatkan imunisasi. Jawa Tengah menyusul dengan cakupan 98,46%, kemudian Nusa Tenggara Timur sebesar 98,45%. Selisih cakupan antara Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur bahkan hanya 0,01 poin persentase.
Di Bali, sebanyak 98,36% balita tercatat pernah mendapatkan imunisasi. Cakupan yang tinggi juga terlihat di Sulawesi Utara dengan 97,97%. Selanjutnya, Nusa Tenggara Barat mencapai 97,57%, sedangkan DKI Jakarta berada di angka 97,21%.
Provinsi lainnya yang masuk dalam kelompok dengan cakupan tinggi adalah Gorontalo dengan 97,07%. Kalimantan Utara mencatat 96,89%, sementara Papua Selatan sebesar 96,84%.
Dari 10 provinsi tersebut, seluruhnya memiliki cakupan imunisasi balita di atas 96%. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar balita di wilayah tersebut telah memiliki riwayat pemberian imunisasi.
Meski demikian, tingginya persentase balita yang pernah mendapatkan imunisasi perlu diikuti dengan pemerataan akses layanan kesehatan. Upaya tersebut penting agar perlindungan melalui imunisasi dapat menjangkau lebih banyak anak, termasuk mereka yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Baca Juga: Makin Tinggi Pendidikan Ibu, Makin Besar Capaian Imunisasi Dasar Anak
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/10/05/7e415878a8af3678e51f3e0a/statistik-kesejahteraan-rakyat-2026.html
Ditulis oleh Annisa Rendanianti
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: