Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), provinsi yang paling banyak melakukan pemotongan sapi pada tahun 2025 adalah Jawa Timur. Total sapi terpotong dari provinsi ini mencapai 377,6 ribu ekor.
Menyusul di posisi kedua, Jawa Tengah mencatatkan jumlah pemotongan sapi sebanyak 280,1 ribu ekor. Sementara itu, urutan ketiga masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat yang melaporkan angka pemotongan sapi sebesar 256,6 ribu ekor.
Bergeser ke luar Pulau Jawa, Sulawesi Selatan menempati peringkat keempat dalam daftar provinsi dengan pemotongan sapi terbanyak, dengan menyumbang angka sebesar 112,8 ribu ekor. Di bawahnya, Banten menduduki urutan kelima dengan total sapi terpotong pada tahun 2025 mencapai 76,3 ribu ekor.
Baca Juga: Produksi Daging Sapi di Indonesia Kembali Naik pada 2025, Nyaris Sentuh 500 Ribu Ton
Posisi keenam diisi oleh Sumatra Utara yang mencatatkan selisih sangat tipis dari Banten, dengan jumlah pemotongan sebanyak 76,1 ribu ekor. Berikutnya, Sumatra Barat tercatat menyumbang 74,2 ribu ekor sapi terpotong dan menempatkannya di posisi ketujuh.
Menyusul di peringkat kedelapan, Jakarta melaporkan angka pemotongan sapi sebesar 68,1 ribu ekor. Di urutan kesembilan, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dikenal sebagai salah satu lumbung ternak nasional mencatatkan jumlah pemotongan sapi sebanyak 66,9 ribu ekor.
Daftar ini kemudian ditutup oleh Riau yang bertengger di peringkat kesepuluh. Sepanjang tahun 2025, total pemotongan sapi yang tercatat di wilayah ini mencapai angka 55,1 ribu ekor.
Secara nasional, total jumlah sapi yang dipotong di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2025 menembus angka 1,02 juta ekor. Menariknya, dominasi daftar sepuluh besar ini masih dipegang kuat oleh wilayah Pulau Jawa, yang menyumbang lima dari total sepuluh provinsi dengan pemotongan sapi terbanyak.
Lonjakan aktivitas pemotongan sapi di hampir seluruh provinsi terpantau memuncak pada bulan Juni, seiring dengan momentum perayaan Hari Raya Iduladha. Di Jawa Timur, misalnya, total sapi terpotong khusus pada bulan Juni 2025 melonjak drastis hingga menyentuh angka 109,9 ribu ekor.
Angka ini naik hingga lima kali lipat jika dibandingkan dengan rata-rata pemotongan bulanan di luar periode kurban yang lazimnya hanya berkisar di angka 23 ribu ekor.
Adapun angka yang dirilis oleh BPS ini merepresentasikan keseluruhan jumlah sapi yang disembelih, baik yang diproses melalui fasilitas resmi seperti Rumah Potong Hewan (RPH) dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH), maupun hewan yang dipotong secara mandiri oleh masyarakat di luar fasilitas RPH/TPH.
Baca Juga: Harga Kambing & Sapi Kurban di Masjid Istiqlal Idul Adha 2026
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/05/18/4a14ebb2e1c28496b6898208/statistik-pemotongan-ternak-2025.html