Perpustakaan merupakan fasilitas yang menyediakan akses informasi, pengetahuan, dan bahan bacaan. Keberadaannya pun tidak hanya dijadikan tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat literasi, pembelajaran, hingga ruang aktivitas sosial dan budaya di tengah masyarakat.
Perpustakaan dibagi menjadi beberapa jenis, mulai dari perpustakaan sekolah, akademik (perguruan tinggi), dan umum. Adapun perpustakaan umum merupakan fasilitas layanan publik yang menyediakan bahan bacaan untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia, latar belakang, maupun tingkat pendidikan.
Dalam menjaga kualitas layanan, perpustakaan umum di Indonesia menjalani proses akreditasi yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Penilaian akreditasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari koleksi bahan pustaka, sarana dan prasarana, layanan kepada pemustaka, tenaga pengelola, hingga sistem pengelolaan dan inovasi yang diterapkan.
Hasil dari penilaian tersebut kemudian diklasifikasikan dalam beberapa peringkat, yakni A (sangat baik), B (baik), dan C (cukup).
Perpustakaan dengan akreditasi A menunjukkan bahwa pengelolaan dan layanan yang diberikan telah memenuhi standar tertinggi, baik dari segi kelengkapan koleksi, kualitas fasilitas, maupun kemudahan akses bagi masyarakat.
Baca Juga: 10 Wilayah di Jabar yang Paling Rajin Ke Perpustakaan
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, perpustakaan publik yang terakreditasi A di Indonesia sejumlah 169. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah perpustakaan publik terakreditasi A terbanyak dengan total 33, disusul oleh Jawa Timur sebanyak 21 dan DI Yogyakarta sejumlah 18 perpustakaan.
Adapun Jawa Barat memiliki 14 perpustakaan publik terakreditasi A, disusul oleh Jakarta dengan 10 perpustakaan. Sementara itu, sejumlah provinsi lain juga menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam peningkatan kualitas perpustakaan umum.
Meski demikian, distribusi perpustakaan terakreditasi A masih belum merata. Sebagian besar masih terkonsentrasi di wilayah dengan infrastruktur pendidikan dan dukungan anggaran yang relatif lebih kuat.
Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan bagi pemerintah daerah, khususnya di wilayah tertinggal, untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan agar mampu memenuhi standar nasional.
Pada akhirnya, keberadaan perpustakaan yang unggul dapat berkontribusi dalam meningkatkan budaya literasi, memperluas wawasan, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Baca Juga: 10 Provinsi yang Pelajarnya Gemar Ke Perpustakaan
Sumber:
https://www.bps.go.id/assets/statistics-table/3/Um1wWk1FMTNWakJHY20xUldYbzBkRzVLZG1KSlFUMDkjMw==/--jumlah-perpustakaan-terakreditasi-menurut-provinsi---jenis-perpustakaan--dan-predikat-akreditasi--2023.html