Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Amerika Serikat (AS) menjadi negara tujuan utama ekspor sepatu olahraga Indonesia sepanjang 2025, dengan berat mencapai 74,7 ribu ton senilai US$1,65 miliar. Beratnya turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 87,3 ribu ton senilai US$1,74 miliar. Meski begitu, AS masih mendominasi ekspor sepatu olahraga Indonesia, menyumbang sekitar 36% dari total ekspor pada tahun yang sama.
Permintaan yang tinggi dari AS didorong oleh besarnya pasar konsumen serta dominasi merek-merek global yang memiliki basis produksi di Indonesia.
Selain AS, Indonesia juga mengekspor sepatu olahraga ke Belanda dengan berat 21 ribu ton, disusul Belgia dengan 13,3 ribu ton. Di kawasan Asia, China memimpin dengan ekspor sebesar 11,6 ribu ton, menunjukkan diversifikasi ekspor sepatu olahraga Indonesia.
Baca Juga: 7 Merek Sepatu Paling Populer di Shopee Indonesia Mei 2025
Masih dari Asia, Jepang tercatat mengimpor 11,3 ribu ton sepatu olahraga Indonesia, jadi yang terbanyak kelima. Di urutan keenam ada Meksiko dengan 8,6 ribu ton, disusul Inggris (6,2 ribu ton), Korea Selatan (5,1 ribu ton), Jerman (4,7 ribu ton), dan Italia (4,2 ribu ton).
Secara keseluruhan, Indonesia mengekspor 208,8 ribu ton sepatu olahraga pada 2025, turun dari tahun 2024 yang menyentuh 248 ribu ton. Nilai ekspornya juga turun, dari US$4,8 miliar pada 2024 menjadi US$4,3 miliar pada 2025.
Jika ditinjau dalam lima tahun ke belakang, berat ekspor sepatu olahraga Indonesia cenderung fluktuatif. Pada 2021, Indonesia mengekspor 227,9 ribu ton sepatu olahraga, kemudian naik menjadi 272,6 ribu pada tahun berikutnya. Memasuki 2023, nilainya turun menjadi 203,9 ribu ton, namun kembali meningkat pada 2024.
Baca Juga: Lari Jadi Gaya Hidup Baru, Sepatu Lari Kian Laris pada 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/02/27/a43f03f45543dc4e9942f44c/statistik-indonesia-2026.html