Hampir 80% Publik Indonesia Sudah Melek Perencanaan Keuangan pada 2025

Sebanyak 79% publik Indonesia sudah paham mengenai perencanaan finansial, dengan skor rata-rata pemahamannya 4,10 dari skala 1-5.

Perbandingan Pemahaman Perencanaan Keuangan Publik Indonesia

(Semester II 2025)
Ukuran Fon:

Pemahaman terhadap perencanaan keuangan menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika ekonomi yang kian kompleks. Survei Indonesia Fintech Trends 2025 Semester II 2025 yang dirilis Jakpat menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia merasa telah memiliki bekal dasar dalam mengelola keuangan dan merencanakan tujuan finansial jangka panjang.

Baca Juga: Tujuan Investasi Publik Indonesia Belum Sesuai Saran Perencanaan Keuangan

Hasil survei mencatat, 79% responden menyatakan memahami perencanaan keuangan, sementara 21% lainnya mengaku belum benar-benar memahami konsep tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas masyarakat sudah menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, meski masih terdapat sebagian kelompok yang membutuhkan peningkatan literasi finansial.

Publik Indonesia semakin paham akan pentingnya pengelolaan finansial yang tepat sebagai sarana mencapai tujuan pribadi, mulai dari kebutuhan jangka pendek hingga perencanaan masa depan.

Tingkat pemahaman tersebut juga tercermin dalam skor kepercayaan diri responden terhadap kemampuan perencanaan keuangan mereka. Secara keseluruhan, skor rata-rata pemahaman perencanaan keuangan berada di angka 4,10 (dari skala 1–5), menandakan tingkat keyakinan yang relatif tinggi. Jika dilihat berdasarkan gender, responden laki-laki mencatat skor tertinggi dengan 4,17, sementara perempuan berada di angka 4,02.

Dari sisi generasi, perbedaan skor terlihat tipis. Gen Z mencatat skor 4,11, sedikit lebih tinggi dibanding generasi milenial dan Gen X yang sama-sama berada di angka 4,09. Selisih yang relatif kecil ini menunjukkan bahwa kesadaran dan pemahaman mengenai perencanaan keuangan cukup merata di lintas kelompok usia, tanpa jurang perbedaan yang signifikan.

Survei ini melibatkan 2.089 responden dan dilakukan melalui aplikasi mobile Jakpat pada 14–21 November 2025, dengan margin of error di bawah 5%. Secara keseluruhan, data ini menggambarkan bahwa pemahaman perencanaan keuangan di Indonesia sudah berada pada level yang cukup solid.

Temuan ini juga menunjukkan bahwa kepercayaan diri dalam merencanakan keuangan tidak selalu sejalan dengan praktik finansial jangka panjang yang matang. Ke depan, penguatan literasi keuangan tetap diperlukan agar pemahaman yang dimiliki dapat diterjemahkan menjadi keputusan finansial yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Bagaimana Pemahaman Publik Indonesia akan Ancaman Digital 2025?

Sumber:

https://insight.jakpat.net/indonesia-fintech-trends-2nd-semester-of-2025/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook