Ini Jenis UMKM Terbanyak di Jakarta 2025, Kuliner Mendominasi

Sektor kuliner menjadi jenis usaha terbanyak dengan jumlah mencapai 78.834 usaha.

Jenis UMKM Terbanyak di Jakarta

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian Jakarta. Seiring meningkatnya minat untuk berwirausaha, berbagai jenis UMKM terus bermunculan dan menciptakan ekosistem bisnis yang semakin beragam di Ibu Kota.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 2025, terdapat berbagai jenis usaha yang mendominasi di Jakarta.

Adapun usaha kuliner mendominasi dengan jumlah mencapai 78.834 usaha, disusul oleh usaha fashion sebanyak 10.701 usaha. Terakhir, terdapat pula 3.810 UMKM di sektor craft. Adapun 7.511 usaha lainnya bergerak di sektor lain selain yang telah disebutkan.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan UMKM Paling Sedikit di Indonesia 2025

Dominasi sektor kuliner menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap produk makanan dan minuman masih menjadi penggerak utama aktivitas UMKM di Jakarta. Selain memiliki pasar yang luas, usaha kuliner juga relatif mudah dijalankan dengan modal yang bervariasi sehingga menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin memulai bisnis.

Di sisi lain, tingginya jumlah pelaku usaha di sektor fashion dan craft mencerminkan semakin beragamnya minat masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis kreativitas.

Kondisi ini turut memperkuat ekosistem UMKM Jakarta yang tidak hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi juga didukung oleh berbagai bidang usaha dengan potensi pasar yang berbeda-beda.

Selain mencatat jumlah pelaku usaha, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta juga merilis data nilai omzet peserta Jakpreneur di setiap wilayah pada 2025. Data tersebut menunjukkan bahwa Jakarta Selatan kembali menjadi wilayah dengan kontribusi omzet tertinggi.

Sepanjang 2025, nilai omzet peserta Jakpreneur di Jakarta Selatan mencapai sekitar Rp58,87 miliar. Posisi kedua ditempati Jakarta Timur dengan omzet sebesar Rp32,57 miliar, disusul Jakarta Barat sebesar Rp25,23 miliar.

Sementara itu, Jakarta Pusat mencatat nilai omzet sebesar Rp15,66 miliar, diikuti Jakarta Utara sebesar Rp10,12 miliar. Adapun Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan nilai omzet terendah, yakni sekitar Rp9,04 miliar.

Capaian ini mencerminkan meningkatnya kapasitas pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis sekaligus menunjukkan peran program Jakpreneur dalam mendorong UMKM naik kelas melalui peningkatan produktivitas, akses pasar, dan penguatan omzet.

Jakpreneur sendiri merupakan platform pembinaan dan pengembangan UMKM resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyediakan layanan pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan.

Baca Juga: Krisis Plastik? Ini 7 Alternatif Kemasan Non-Plastik untuk UMKM

Sumber:

https://satudata.jakarta.go.id/statistik-sektoral/detail?kategori=artikel&page_url=umkm-jakarta-tumbuh-pada-2025-jakpreneur-dorong-skala-usaha-dan-perkuat-omzet-pelaku-usaha

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook