Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Capai Rp123 Triliun hingga Mei 2026

Simak rincian realisasi penerimaan sektor kepabeanan dan cukai hingga Mei 2026 yang menopang kinerja positif APBN.

Kontribusi Penerimaan Kepabeanan dan Cukai

(Januari-Mei 2026)
Ukuran Fon:

Di tengah dinamika ketidakpastian global yang masih terus berlangsung, kondisi perekonomian Indonesia rupanya tetap mampu menunjukkan kinerja yang kuat, stabil, dan sangat resilien. Hal tersebut dibuktikan melalui kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terus menunjukkan tren pergerakan positif.

Mengutip laporan Bea Cukai RI, hingga akhir bulan Mei 2026, pendapatan negara secara meyakinkan tercatat tumbuh sebesar 19,1% (year-on-year/yoy) hingga berhasil mencapai angka Rp1.185 triliun.

Salah satu instrumen penopang utama dari solidnya postur keuangan negara ini tentu saja berasal dari kinerja sektor kepabeanan dan cukai. Berdasarkan pemaparan data dari Bea Cukai, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga bulan Mei 2026 telah sukses menyentuh angka Rp123,8 triliun.

Baca Juga: Tiga Dekade Terakhir, Siapa Menkeu dengan Rupiah Terkuat?

Secara persentase, capaian angka yang masif tersebut telah berkontribusi sebesar 36,8% dari total keseluruhan target APBN yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada tahun ini.

Sektor cukai tercatat paling mendominasi penerimaan dengan sumbangsih nilai sebesar Rp90,4 triliun. Angka ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 0,2% (yoy) yang secara langsung didorong oleh adanya peningkatan produksi hasil tembakau di dalam negeri.

Sektor bea masuk kemudian menyusul dengan catatan kontribusi sebesar Rp21,5 triliun, atau berhasil menorehkan angka pertumbuhan yang paling pesat yakni mencapai 9,7% (yoy).

Sementara itu, sektor bea keluar tercatat menyumbang sebesar Rp11,9 triliun. Walaupun angka ini menunjukkan adanya kontraksi sebesar 8,9% (yoy), tren penerimaannya perlahan mulai menunjukkan grafik perbaikan yang sejalan dengan penguatan harga komoditas crude palm oil (CPO) di pasar internasional.

Selain berfokus dalam mengamankan pundi-pundi penerimaan negara, institusi bea cukai juga terbukti senantiasa menjalankan peran vitalnya dalam melindungi masyarakat luas serta mengamankan perekonomian nasional dari gempuran barang-barang ilegal. Hingga bulan Mei 2026, otoritas kepabeanan tersebut telah melaksanakan 6.880 kali penindakan tegas dan sukses mengamankan sebanyak 865 juta batang rokok ilegal.

Di ranah penegakan hukum dan pemberantasan narkotika, pengawasan berlapis yang sangat ketat di berbagai pintu masuk negara juga membuahkan hasil berupa 691 kali penindakan, dengan total keseluruhan barang bukti sitaan mencapai 3,81 ton.

Sinergi berkelanjutan antara pemerintah melalui pengelolaan APBN yang kredibel serta dukungan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, terbukti sangat esensial dalam menjaga stabilitas keuangan negara menuju masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Jadi Kontributor Terbesar PDB Indonesia 2025

Sumber:

https://www.instagram.com/p/DZuPBNcibtM

https://old.beacukai.go.id/websitenewV2/berita/capai-rp123-8-triliun-penerimaan-kepabeanan-dan-cukai-tumbuh-positif-0-7-persen-hingga-akhir-mei-2026.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook