Industri otomotif Indonesia tengah mengalami perubahan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berteknologi elektrifikasi atau EV (electric vehicle). Peralihan menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan tidak hanya didorong oleh inovasi produsen otomotif, tetapi juga oleh berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan seluruh jenis kendaraan EV secara wholesale di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.
Peningkatan tersebut mencerminkan semakin besarnya penerimaan pasar terhadap kendaraan elektrifikasi, mulai dari hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga battery electric vehicle (BEV), yang kini semakin banyak tersedia di pasar domestik.
Pasalnya, sejak 2019 hingga April 2026, pertumbuhan penjualan EV di Indonesia terus menunjukkan hasil positif dengan lonjakan sebesar 20,843%.
Baca Juga: Top 5 Brand Mobil Listrik Terlaris Kuartal I 2026
Pada 2019, penjualan wholesale EV nasional tercatat hanya sebanyak 356 unit, kemudian naik pada 2020 sebesar 945 unit. Pada tahun berikutnya yaitu 2021, angka penjualan terus tumbuh hingga 2.786 unit dan terus naik pada 2022 hingga 9.068 unit.
Adapun lonjakan penjualan EV terjadi pada tahun 2023 yang tercatat mencapai 55.854 unit, dan terus berlanjut pada 2024 dengan capaian 99.111 unit. Tahun 2025 pun menunjukkan hal yang sama dengan catatan positif penjualan wholesale kendaraan listrik sebanyak 150.452 unit. Terakhir, dari Januari hingga April 2026, penjualan EV tercatat sebesar 74.551 unit.
Tren tersebut menunjukkan kendaraan elektrifikasi semakin diterima oleh pasar Indonesia. Bertambahnya pilihan model serta pengembangan infrastruktur pendukung turut mendorong tumbuhnya minat terhadap EV di Indonesia.
Baca Juga: Sebanyak 80 Ribu Transaksi di SPKLU Tercatat saat Mudik Lebaran 2025
Sumber:
https://www.gaikindo.or.id/indonesia-automotive-whole-sales-landsacape-lcgc-non-lcgc-by-region/