Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025 menunjukkan bahwa rata-rata upah buruh di Indonesia meningkat seiring dengan jenjang pendidikan yang ditamatkan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga memperlihatkan adanya perbedaan upah antara laki-laki dan perempuan di hampir seluruh tingkat pendidikan.
Pada jenjang SD ke bawah, rata-rata upah buruh secara total (laki-laki dan perempuan) tercatat sebesar Rp2,22 juta per bulan. Jika dirinci, buruh laki-laki menerima rata-rata Rp2,55 juta, sedangkan perempuan sebesar Rp1,43 juta. Selisih ini menunjukkan adanya jarak upah yang cukup signifikan pada tingkat pendidikan terendah.
Baca Juga: Rata-Rata Upah Buruh Indonesia Rp3,3 Juta, Ini Lapangan Usaha dengan Gaji Tertinggi
Memasuki jenjang SMP, rata-rata upah total meningkat menjadi Rp2,55 juta, dengan rincian laki-laki sebesar Rp2,83 juta dan perempuan Rp1,81 juta. Pada tingkat SMA, rata-rata upah total mencapai Rp3,22 juta. Buruh laki-laki memperoleh sekitar Rp3,60 juta, sementara perempuan Rp2,37 juta.
Untuk lulusan SMK, rata-rata upah total tercatat Rp3,24 juta. Buruh laki-laki menerima sekitar Rp3,61 juta, sedangkan perempuan Rp2,66 juta. Angka ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi memberikan peningkatan pendapatan, meski kesenjangan gender masih terlihat.
Pada jenjang pendidikan tinggi, kenaikan upah semakin signifikan. Lulusan Diploma I/II/III memiliki rata-rata upah total sebesar Rp4,53 juta, dengan laki-laki memperoleh Rp5,54 juta dan perempuan Rp3,66 juta. Sementara itu, lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 menerima rata-rata upah tertinggi, yakni Rp4,63 juta. Rinciannya, buruh laki-laki memperoleh sekitar Rp5,33 juta, sedangkan perempuan Rp4,02 juta.
Secara umum, data ini menegaskan dua pola utama. Pertama, semakin tinggi pendidikan, semakin besar rata-rata upah yang diterima buruh. Kedua, terdapat kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan pada seluruh jenjang pendidikan, meskipun selisihnya bervariasi. Temuan ini menjadi gambaran penting dalam melihat hubungan antara pendidikan, produktivitas, dan ketimpangan pendapatan di pasar kerja Indonesia pada 2025.
Baca Juga: Rata-Rata Upah Buruh Berdasarkan Umur per November 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/05/2547/november-2025--tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-4-74-persen-dan-rata-rata-upah-buruh-sebesar-3-33-juta-rupiah-.html