Resolusi Tahun Baru Publik Indonesia 2026

Lebih banyak olahraga dan family time jadi resolusi utama warga Indonesia untuk 2026..

Resolusi Utama Warga Indonesia

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Memasuki tahun 2026, masyarakat Indonesia kembali menata harapan dan tujuan hidup melalui berbagai resolusi tahun baru. Di tengah gejolak ekonomi, perkembangan teknologi, dan perubahan gaya hidup, resolusi bukan lagi sekadar soal ambisi pribadi, tetapi juga mencerminkan prioritas publik terhadap masa depan.

Survei dari Ipsos menunjukkan beberapa resolusi utama untuk tahun 2026. Di posisi puncak, sebanyak 93% responden berencana untuk lebih banyak berolahraga dibanding tahun 2025. Kesehatan jadi resolusi utama, di mana semakin banyak responden yang merasa tubuh yang sehat bakal jadi aset yang berharga di masa depan. Memperbanyak olahraga, mulai dari olahraga sederhana seperti jalan kaki dan jogging hingga mendaftar ke pusat kebugaran menjadi pilihan banyak responden. Resolusi ini bahkan lebih tinggi dibanding rata-rata 30 negara dalam survei yang sebesar 75%.

Lebih lanjut, 91% responden berencana menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga dan sahabat pada 2026. Capaian ini di atas rata-rata global sebesar 82%. Hal ini menegaskan prioritas responden Indonesia terhadap work-life balance, di mana apabila 2025 banyak dihabiskan untuk bekerja dan mencari uang, 2026 akan lebih difokuskan untuk membangun hubungan intim dengan keluarga dan sahabat. 

Sebanyak 82% ingin menghabiskan lebih banyak waktu untuk penampilannya pada 2026. Banyak yang ingin lebih merawat dan memperbaiki penampilan agar bisa lebih percaya diri di lingkungan kerja maupun keluarga.

Menariknya, 64% responden Indonesia berencana untuk menonton Piala Dunia 2026, lebih tinggi dibanding rata-rata global di angka 59%. Meski Timnas Indonesia gagal lolos, antusiasme terhadap pertandingan sepak bola terbesar ini tak kunjung meredup. Banyak responden yang mengaku antusias dan tidak sabar menantikan jagoan-jagoannya bermain di lapangan.

Terakhir, 37% responden berencana mengurangi pemakaian media sosial. Penggunaan yang berlebih memang dapat mengakibatkan hal-hal negatif, seperti ketergantungan hingga gangguan mental. Resolusi untuk mengurangi penggunaan media sosial mencerminkan kesadaran akan pentingnya hidup di dunia nyata, tidak sepenuhnya di dunia digital.

Adapun survei ini dilakukan secara daring pada 24 Oktober-7 November 2025 di 30 negara, melibatkan responden usia produktif. Di Indonesia, responden yang terlibat berusia 21-74 tahun.

Baca Juga: Tren Optimisme Masyarakat Indonesia Turun di Tahun 2025

Sumber: 

https://www.ipsos.com/en/ipsos-predictions-survey-2026

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook