Berdasarkan laporan Brand Image Report yang dirilis oleh Impactum Insights, Kacang Garuda menjadi merek makanan ringan yang paling sehat menurut publik RI, dengan jumlah responden yang memilih brand ini sebanyak 36,7%.
Masih dari kelompok snack dengan kategori kacang-kacangan, Kacang Dua Kelinci menduduki bangku berikutnya dengan proporsi 33,3%, disusul oleh jajanan cokelat merek SilverQueen di urutan ketiga dengan angka yang sama.
Baca Juga: 10 Merek Snack Terenak Versi Publik RI, SilverQueen Juaranya
Posisi keempat ditempati oleh Malkist Roma dengan persentase sebesar 32,4%. Cemilan berjenis keripik, Qtela turut hadir sebagai pelengkap lima besar dalam pemeringkatan merek snack tersehat versi publik RI ini, dengan angka 31,6%.
Berselisih tipis, Fisherman’s Friend menempati urutan keenam dalam daftar sekaligus sebagai satu-satunya jajanan berbentuk permen pelega tenggorokan dalam daftar dengan proporsi 31,5%.
Kembali lagi ke produk cokelat batangan, posisi ketujuh diisi oleh Cadbury dengan angka 30,1%. Sementara itu, Tango berada di peringkat berikutnya dengan persentase 29,8%.
Dominasi jajanan manis dalam pemeringkatan kian dikuatkan oleh kemunculan Delfi dan Beng Beng di bangku kesembilan dan kesepuluh, dengan banyak responden yang setuju pada masing-masing merek sebesar 27,2% dan 26,7%.
Secara umum, hasil survei ini menunjukkan bahwa publik RI menaruh perhatian pada snack berbahan dasar alami ketika mengedepankan faktor kesehatan dalam memilih camilan, seperti kacang-kacangan yang diwakilkan oleh Kacang Garuda serta Kacang Dua Kelinci pada posisi dua teratas dalam daftar.
Menariknya, pemeringkatan ini juga memunculkan satu-satunya camilan permen pelega tenggorokan, yaitu Fisherman’s Friend yang diketahui luas sebagai produk dengan sensasi menyegarkan dan kerap diasosiasikan dengan manfaatnya untuk meredakan tenggorokan.
Selain permen, satu-satunya jajanan keripik turut hadir melalui Qtela. Makanan ini dikenal sebagai camilan berbahan dasar singkong yang kerap dipersepsikan lebih alami dibandingkan keripik olahan berbasis tepung.
Meski mayoritas produk dalam daftar juga berupa jajanan cokelat ternama, seperti SilverQueen, Cadbury, Tango, Delfi, dan Beng Beng, snack ini memperoleh persepsi positif dari responden. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kesehatan dalam benak publik RI tidak selalu dimaknai secara ketat berdasarkan kandungan nutrisi semata, tetapi juga dipengaruhi oleh citra merek serta bahan bakunya.
Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan Computer-Assisted Web Interviews (CAWI). Survei ini dilakukan pada 10 September–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.094 responden berusia 18 tahun ke atas.
Baca Juga: 10 Provinsi yang Paling Banyak Habiskan Uang untuk Makanan
Sumber:
https://drive.google.com/file/d/1amw85YHaUVgeav1c92snc1I1QihnpzNH/view?usp=sharing