Sebaran Penghasil Kayu Bulat di Indonesia 2025, Sumatra di Puncak
Pulau Sumatra sukses menjadi penyumbang terbesar dalam industri produksi kayu bulat nasional lewat persentase 69,08% sepanjang tahun 2025.
Persentase Produksi Kayu Bulat Menurut Pulau
(Tahun 2025)
Unduh
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total produksi kayu bulat di Indonesia mencapai 61,90 juta meter kubik sepanjang tahun 2025. Pengumpulan data ini dilakukan secara lengkap melalui sensus ke seluruh instansi kehutanan tingkat provinsi. Pemanenan hasil hutan tersebut rupanya tersebar ke berbagai kepulauan dengan porsi volume yang berbeda-beda.
Pulau Sumatra hadir sebagai lumbung pasokan kayu bulat nasional lewat dominasi 69,08%. Sebagian besar hasil tebangan di wilayah ini didominasi oleh jenis kayu akasia dan kelompok rimba campuran.
Porsi pasokan selanjutnya datang dari Pulau Kalimantan yang menyumbang volume produksi sebesar 18,07%. Angka tersebut setara dengan total penebangan kayu bulat sebanyak 11,19 juta meter kubik. Kelompok pohon rimba campuran, meranti, serta akasia menjadi komoditas penyokong utama di kawasan ini.
Baca Juga: Simak Ragam Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu di Jawa pada 2025
Adapun urutan ketiga diisi oleh Pulau Jawa yang ikut menorehkan angka panen sebesar 8,93%. Operasional hutan produksi di kawasan ini secara spesifik bertumpu pada jenis rimba campuran dan kayu indah.
Porsi tebangan yang jauh lebih kecil terlihat pada kawasan Maluku dan Papua lewat persentase 2,69%. Volume kayu bulat yang dihasilkan dari kedua wilayah tersebut tercatat sebanyak 1,66 juta meter kubik. Aktivitas pemotongan kayu di area ini sangat bergantung pada kelompok pohon meranti dan rimba campuran.
Skala pemanenan dengan persentase kecil turut dialami oleh Pulau Sulawesi lewat kontribusi sebesar 1,20%. Kelompok kayu rimba campuran dan meranti menguasai mayoritas hasil hutan di lokasi ini.
Tingkat produksi paling buncit akhirnya disumbangkan oleh gugusan Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 0,03%. Total volume kayu bulat yang ditarik dari kawasan ini hanya berkisar di angka 0,02 juta meter kubik. Kegiatan pembalakan mereka difokuskan pada kelompok rimba campuran.
Baca Juga: 14 Ribu Desa Masih Gunakan Kayu untuk Memasak, NTT Tertinggi 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/07/31/e6e64ff83c3673a1ba1eb5b6/statistik-produksi-kehutanan-2025.html
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Jajaran Mal Terbesar di Setiap Negara ASEAN